More
    BerandaPendidikanEmpat Srikandi Inspiratif UNAIR Resmi Sandang Gelar Guru Besar

    Empat Srikandi Inspiratif UNAIR Resmi Sandang Gelar Guru Besar

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 14 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali memperkuat kiprah akademiknya melalui pengukuhan empat guru besar baru pada Rabu (13/5/2026) di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR. Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kontribusi UNAIR terhadap pembangunan nasional melalui pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi lintas bidang.

    Empat guru besar yang dikukuhkan yakni Prof Dr apt Idha Kusumawati SSi MSi dari Fakultas Farmasi, Prof Dr dr Dwi Murtiastutik SpDVE Subsp Ven FINSDV FAADV dari Fakultas Kedokteran, Prof Dr Lilik Sugiharti SE MSi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Prof Dr Mahmudah Ir MKes dari Fakultas Kesehatan Masyarakat.

    Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus penggerak inovasi di tengah dinamika pembangunan yang semakin kompleks. “Perubahan yang berlangsung cepat menuntut hadirnya terobosan pemikiran yang mampu menjawab persoalan masyarakat secara komprehensif dan berkelanjutan,” tuturnya.

    Transformasi melalui Ilmu Pengetahuan

    Prof Madyan menjelaskan bahwa keempat orasi ilmiah para guru besar menunjukkan arah yang selaras dalam menempatkan ilmu pengetahuan sebagai fondasi transformasi. Berbagai gagasan yang para guru besar sampaikan mencerminkan pentingnya pendekatan berbasis bukti dalam menjawab tantangan pembangunan.

    Ia menyoroti sejumlah tema utama yang muncul dalam orasi ilmiah, mulai dari hilirisasi melalui kolaborasi pentahelix, inovasi terapi berbasis bahan alam, optimalisasi bonus demografi melalui penguatan modal manusia, hingga pemanfaatan data dalam Precision Public Health.

    “Perguruan tinggi harus mampu memastikan bahwa setiap temuan akademik tidak berhenti pada ranah teoritis, tetapi dapat berkembang menjadi solusi nyata yang memberi dampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, sinergi antara ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

    Guru Besar sebagai Penggerak Inovasi

    Selain menjadi capaian akademik tertinggi bagi profesor, Prof Madyan menilai pengukuhan guru besar juga membawa tanggung jawab besar dalam mengembangkan tridharma perguruan tinggi. Ia berharap momentum tersebut dapat mendorong sivitas akademika untuk terus melahirkan gagasan dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

    Ia menekankan pentingnya menjaga etika dan integritas akademik dalam setiap proses pengembangan ilmu pengetahuan. Prof Madyan menilai guru besar memiliki peran penting sebagai figur otoritatif yang mampu mengarahkan perkembangan keilmuan di bidang masing-masing.

    “Guru besar harus mampu menjadi penggerak lahirnya pemikiran baru, inovasi, serta kontribusi nyata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.(rin)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru