Jakarta 16 Mei 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dua sekolah yang merupakan juara bertahan High School Basketball Championship (HSBC) kembali lolos final. Keduanya pun berpeluang kembali dikirim ke Singapura wakili Indonesia pada Kejuaraan Asia Pasifik, 22-28 Juni 2026.
Kedua sekolah yang merupakan juara bertahan itu adalah BPK Penabur Cirebon dari kategori putri dan SMA Jubilee Jakarta untuk kategori putra. Mereka kini lolos final di masing-masing kategori usai kalahkan lawan-lawannya di MS Sport Arena BSD.
SMA Jubilee Jakarta lolos ke final usai atasi perlawanan SMA Mighty Olifant Yogyakarta 65-36. SMA Jubilee Jakarta di final akan menghadapi Surabaya Cambridge School.
Surabaya Cambridge School amankan tiket final HSBC 2026 usai kalahkan SMA Pangudi Luhur dengan kedudukan 65-58. Partai final antara SMA Jubilee melawan Surabaya Cambridge School akan dilaksanakan di MS Sport Arena BSD, Minggu (17/5).
Duel final antara SMA Jubilee Jakarta melawan SMA Surabaya Cambridge School ini dijamin seru. Ini karena SMA Surabaya Cambridge School mengisi misi balas dendam.
Mereka ingin revans atas kekalahan pada pertemuan di penyisihan Grup B. Pada Kamis 14 Mei 2026, SMA Surabaya Cambridge School kalah 18 poin usai pertandingan kedua tim berakhir dengan kedudukan 56-74.
“Kami di grup kalah lawan Jubilee lumayan jauh. Kita mau balas dendam, enggak mau terulang. Pelajari game Jubilee mainnya gimana. Antisipasi Jubilee offense gimana, defense gimana, kita cari counter-nya,” terang Josua Isaac William, salah satu pemain andalan SMA Surabaya Cambridge School.
Di semifinal, Josua tampil gemilang dengan catatan 15 poin, 3 rebound, dan 3 assist. Meski lolos final, Josua menilai bahwa timnya sempat lengah sebelum akhirnya bangkit mengunci kemenangan atas Pangudi Luhur di babak semifinal.
“Seru sih, ini yang ikut DBL terbaik dari tiap regional, pemainnya keras enggak kaleng-kaleng. Pasti ada yang ingin diperbaiki, mulai dari defense dan offense yang kurang tenang, jadi bisa kekejar, tadi defense-nya juga kurang ngotot. Lumayan sengit di menit-menit akhir,” ujar Josua.
Sementara untuk kategori putri, BPK Penabur sudah menunggu di final sejak selesaikan tiga game penyisihan karena statusnya sebagai juara pool. Di babak final yang berlangsung Minggu (17/5), BPK Penabur akan hadapi SMA Jubilee Jakarta usai kalahkan SMA PSKD 1 Jakarta di partai semifinal dengan kedudukan 81-49, Sabtu (16/5).
Dari Ketua Panitia High School Basketball Championship Murni Setionegoro menyebut, turnamen yang kini memasuki tahun kedua tersebut memang dirancang secara selektif untuk menyaring sekolah-sekolah terbaik di Indonesia agar bisa bersaing di level internasional. Dengan begitu, tersaji lah persaingan di HSBC 2026 yang sangat ketat.
“Perbedaan kompetisi antarsekolah nasional ini dibanding yang lain adalah pemenangnya akan dikirim ke Kejuaraan Asia Pasifik. Mereka akan bertemu negara-negara yang lebih kuat, membawa bendera Indonesia mewakili sekolah di Asia Pasifik. Ini yang membuat bangga dan antusiasme para pemain di HSBC ini,” terang Murni.
Murni berharap ajang seperti HSBC ini bisa memicu sekolah-sekolah di Indonesia, untuk semakin menggiatkan pembinaan olahraga bola basket.
“Dengan event ini, melihat kompetisi di Asia Pasifik, diharapkan bisa meningkatkan level pemain di Indonesia. Harapan kami ke depan dengan pelaksanaan yang lebih matang, akan lebih banyak sekolah terbaik yang bisa ikut berpartisipasi di event ini,” pungksanya.
Turnamen HSBC 2026 diikuti 10 tim dari 8 SMA. Mereka bersaing sejak 13 Mei 2026 dan akan mencapai partai puncaknya minggu (17/5). Juara dari kategori putra dan putri dipastikan terbang ke Singapura untuk bersaing dengan 24 tim U-18 terbaik dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. (ian)
