Semarang 28 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pertahanan disiplin menjadi pembeda saat Sahabat Semarang menghadapi Victoria Jakarta pada lanjutan kategori putri Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri. Bermain di Sahabat Arena, Semarang, Minggu (28/6), Sahabat memaksa lawannya melakukan 47 turnover dan membukukan 31 steal untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 56-31.
Sahabat langsung tampil menekan sejak kuarter pertama dan membuka keunggulan 13-5. Pada kuarter kedua mereka mampu menambah keunggulan menjadi 29-15 saat jeda turun minum.
Memasuki paruh kedua, Victoria Jakarta berusaha bangkit dan mulai lebih nyaman dalam permainan. Namun, Sahabat tetap mampu menjaga konsistensi di kedua sisi lapangan. Tambahan 13 poin pada kuarter ketiga membuat mereka tetap memegang kendali sebelum menutup laga dengan kemenangan 56-31.
Keberhasilan Sahabat tak lepas dari penampilan Putu Kalista yang menjadi pencetak angka terbanyak tim. Ia membukukan 15 poin, 8 rebound, dan 4 steal untuk membantu tim mengamankan kemenangan perdana.
Sementara itu, Victoria Jakarta tetap memiliki sosok yang tampil menonjol melalui Ni Putu Ayu. Ia mengoleksi 9 poin, 6 rebound, dan 5 assist, sekaligus menjadi pemain paling produktif bagi timnya pada pertandingan ini.
Pelatih Sahabat Semarang, Coach Deny Sartika mengatakan kemenangan timnya datang dari disiplin saat bertahan. Menurutnya, kemampuan pemain menjaga duel satu lawan satu hingga rotasi help and recover berjalan sesuai rencana menjadi kunci utama pada pertandingan ini.
“Kami selalu menekankan defense lebih dulu. Pemain harus kuat saat satu lawan satu dan rotasi help-recover harus berjalan dengan baik,” ujar Deny.
Ia menambahkan bahwa kekompakan menjadi faktor penting yang terus dijaga sepanjang turnamen. Tidak hanya antarpemain, komunikasi antara pemain dan jajaran pelatih juga menjadi bagian dari keberhasilan tim menjalankan sistem permainan.
“Kekompakan bukan hanya antarpemain, tetapi juga antara pemain dan pelatih. Itu yang membuat permainan kami bisa berjalan lebih baik,” lanjutnya.
Meski meraih hasil positif, Sahabat Semarang masih menyiapkan sejumlah evaluasi. Akurasi tembakan tiga angka serta transisi permainan akan menjadi fokus utama sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Di kubu Victoria Jakarta, hasil pertandingan ini harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa pada laga selanjutnya. Banyaknya turnover yang terjadi sepanjang pertandingan menjadi catatan penting yang perlu dibenahi agar tim mampu tampil lebih tenang pada pertandingan berikutnya.
Pada lapangan B, permainan kolektif menjadi kekuatan Airone Jakarta saat menghadapi Scorpio Bandung pada lanjutan kategori putri Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri. Tiga pemain Airone sukses mencatatkan double digit rebound, membantu tim mengamankan kemenangan 56-35 di Sahabat Arena, Semarang, Minggu (28/6).
Airone langsung mengambil alih jalannya pertandingan sejak kuarter pertama dengan keunggulan 16-10. Permainan yang disiplin membuat mereka kembali mendominasi kuarter kedua setelah mencetak 19 poin, sementara Scorpio hanya mampu menambah 11 angka. Airone pun menutup paruh pertama dengan keunggulan 35-21.
Memasuki kuarter ketiga, tempo pertandingan sedikit menurun. Kedua tim sama-sama kesulitan menambah poin, dengan Airone hanya mencetak empat angka dan Scorpio enam angka. Meski begitu, Airone tetap mampu menjaga jarak aman sebelum kembali meningkatkan produktivitas pada kuarter terakhir. Tambahan 17 poin memastikan kemenangan mereka dengan skor akhir 56-35.
Selain unggul dalam penguasaan rebound, Airone juga menunjukkan kontribusi yang merata dari seluruh pemain. Arziana Vesya menjadi pencetak angka terbanyak tim dengan torehan 14 poin. Sementara itu, tiga pemain Airone yang sama-sama mengoleksi double digit rebound yaitu Najwa Fauzia (11 rebound), Beatrix Rolareen (10 rebound), dan kanaya Thomas (10 rebound), memperlihatkan kuatnya dominasi mereka dalam perebutan bola di bawah ring.
Di kubu Scorpio Bandung, Kayla Alisya tampil sebagai pemain paling produktif dengan sumbangan 14 poin dan enam rebound. Meski belum mampu membawa tim meraih kemenangan, performanya menjadi salah satu sorotan sepanjang pertandingan.
Pelatih Airone Jakarta, Liana Sihombing, mengatakan kemenangan timnya berawal dari komitmen para pemain dalam menjalankan pertahanan. Menurutnya kondisi cuaca yang berbeda, yang cukup panas membuat seluruh pemain menjadi kurang nyaman.
“Kuncinya anak-anak mau bermain defense. Dalam kondisi cuaca seperti ini mereka harus saling bahu-membahu dan menanggung bersama di lapangan,” ujar Liana.
Ia juga menilai kekompakan menjadi hal yang terus dibangun di dalam tim. Sejak awal, para pemain didorong untuk mengutamakan kepentingan tim dibanding pencapaian individu. Menjelang pertandingan berikutnya, Airone akan memanfaatkan hasil evaluasi dan waktu persiapan yang dimiliki. Liana menyadari lawan yang akan dihadapi semakin berat, namun ia optimistis timnya siap bersaing dengan tim-tim terbaik di Kejurnas.
Sementara itu, Asisten Pelatih Scorpio Bandung, Ajeng, mengakui timnya masih perlu meningkatkan kualitas permainan, terutama di sektor pertahanan. Menurutnya, dua kekalahan beruntun harus dijadikan motivasi untuk membangkitkan semangat para pemain agar tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
“Defense kami masih kurang. Sekarang tugas kami adalah membangkitkan lagi semangat anak-anak. Mereka datang jauh-jauh dari Bandung ke Semarang untuk mencari pengalaman, jadi setiap pertandingan harus menjadi pelajaran,” ujar Ajeng.
Ajeng juga mengapresiasi penyelenggaraan Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri yang dinilainya semakin baik dari tahun ke tahun. Ia berharap pengalaman yang didapat selama mengikuti turnamen ini dapat menjadi bekal berharga bagi perkembangan para pemain Scorpio Bandung ke depannya. (ian)
