More
    BerandaOlahragaPemain Pelapis Bantu Roar dan CLS Raih Kemenangan, Ini Misi Selanjutnya

    Pemain Pelapis Bantu Roar dan CLS Raih Kemenangan, Ini Misi Selanjutnya

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Semarang 28 Juni 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Kontribusi pemain pelapis menjadi pembeda saat Roar Jakarta mengamankan kemenangan 54-47 atas Bimasakti Bandung. Ini terjadi pada pertandingan kategori putri Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri di Sahabat Arena, Semarang, Minggu (28/6). Ayasha Putri yang memulai laga dari bangku cadangan tampil sebagai pemain dengan efisiensi paling tinggi dan menjadi salah satu kunci kemenangan Roar di Lapangan A.

    Roar langsung mengambil inisiatif permainan sejak kuarter pertama dengan unggul tipis 14-12. Memasuki kuarter kedua, mereka semakin nyaman mengembangkan permainan dan menambah 19 poin untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 33-24.

    Momentum tersebut berlanjut. Roar kembali mencetak 19 poin di kuarter ketiga, sementara Bimasakti hanya mampu membukukan tujuh poin. Keunggulan sempat melebar hingga memasuki kuarter empat.

    Bimasakti memperlihatkan permainan bagus pada kuarter terakhir dengan mencetak 16 poin, sedangkan Roar hanya menghasilkan dua angka. Meski begitu, selisih yang sudah dibangun sejak tiga kuarter sebelumnya cukup untuk membawa Roar mengamankan kemenangan dengan skor akhir 54-47.

    Pada kubu Bimasakti, Michelle Gabriela menjadi pemain paling menonjol dengan torehan 15 poin, 9 rebound, dan 3 steal. Ayasha Putri menyumbangkan 13 poin, 4 rebound, 2 steal, dan 2 assist.

    Pelatih Roar Jakarta, Coach Fredy, menilai kemenangan timnya tidak lepas dari kemampuan para pemain menjalankan sistem permainan yang telah disiapkan.

    “Kuncinya anak-anak bermain konsisten dengan sistem. Memang ada beberapa kesalahan, dan di akhir pertandingan sempat agak kurang, tapi masih bisa kami kontrol,” ujar Coach Fredy.

    Ia juga mengapresiasi kekompakan seluruh pemain, termasuk para pemain muda yang mendapat kesempatan tampil pada pertandingan ini.

    “Kami bermain cukup solid. Ada beberapa pemain muda yang kami bawa juga, dan sejauh ini oke. Kekompakan anak anak itu yang membantu kami di pertandingan ini,” lanjutnya.

    Meski berhasil meraih kemenangan, Coach Fredy menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum pertandingan berikutnya. Evaluasi akan difokuskan pada kondisi fisik pemain serta beberapa detail permainan yang dinilai masih bisa ditingkatkan.

    Kubu Bimasakti Bandung, Coach Susanti Eva mengakui masih ada sejumlah catatan yang harus segera diperbaiki usai pertandingan ini. Menurutnya, koordinasi pertahanan yang belum berjalan maksimal menjadi salah satu faktor yang membuat tim kesulitan mengimbangi permainan Roar Jakarta.

    “Defense kami hari ini masih kurang oke, terutama karena masih banyak miskomunikasi saat defense,” ujar Susanti Eva.

    Menghadapi pertandingan berikutnya, Bimasakti akan memfokuskan evaluasi pada kualitas pertahanan serta memanfaatkan peluang melalui free throw. Meski harus menerima hasil kurang baik, Coach Susanti Eva meminta para pemain untuk tidak larut dalam hasil tersebut dan tetap fokus menatap laga selanjutnya.

    “Jangan fokus ke kekalahan. Fokus ke pertandingan berikutnya. Target pertama kami harus tembus semifinal,” tegasnya.

    Di lapangan B, kedalaman skuad kembali menjadi kekuatan CLS Surabaya saat menghadapi Garuda Padang pada kategori putri Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri. Sama halnya dengan pertandingan lapangan A, pemain yang datang dari bangku cadangan justru tampil sebagai pencetak angka terbanyak. CLS meraih kemenangan meyakinkan 80-16 di Sahabat Arena, Semarang, Minggu (28/6).

    CLS langsung mengendalikan jalannya pertandingan sejak kuarter pertama dengan unggul 12-7. Memasuki kuarter kedua permainan tim asal Surabaya semakin tak terbendung setelah mencetak 26 poin, sementara Garuda Padang gagal menambah angka. Keunggulan 38-7 saat turun minum cukup meyakinkan bagi CLS.

    Dominasi CLS terus berlanjut pada paruh kedua. Mereka menambah 16 poin di kuarter ketiga dan menutup pertandingan dengan 26 poin pada kuarter terakhir. Garuda Padang berusaha memperbaiki permainan setelah jeda dengan mencetak tiga poin di kuarter ketiga dan enam poin pada kuarter keempat.

    Pemain CLS Surabaya, Fazila Vania, tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan raihan 22 poin dan 6 steal. Yang menjadi sorotan adalah seluruh kontribusi tersebut lahir setelah ia masuk dari bangku cadangan. Memperlihatkan kedalaman skuad yang dimiliki CLS sepanjang pertandingan.

    Pada kubu Garuda Padang, Zahra Aliya menjadi penyumbang angka terbanyak dengan enam poin serta lima rebound. Meski menghadapi tekanan sepanjang pertandingan, ia tetap mampu memberikan kontribusi bagi tim hingga laga berakhir.

    Usai pertandingan, pelatih CLS Surabaya mengatakan kemenangan ini tidak lepas dari rotasi pemain yang berjalan sesuai rencana. Dengan jadwal pertandingan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut, pembagian menit bermain menjadi perhatian utama tim pelatih.

    “Rotasi pemain menjadi kunci. Jadwal pertandingan cukup padat selama lima hari, jadi kami harus membagi tenaga pemain sambil tetap menjalankan sistem permainan yang sudah disiapkan,” ujarnya.

    Menurutnya, kekompakan tim juga menjadi faktor penting di balik penampilan CLS. Ia menjelaskan waktu persiapan yang terbatas membuat tim harus menerapkan sistem permainan yang sederhana, efektif, dan mudah dipahami seluruh pemain agar dapat langsung diaplikasikan di lapangan.

    Menghadapi pertandingan berikutnya, CLS Surabaya tidak ingin cepat berpuas diri. Fokus utama tim adalah memperkuat pertahanan agar mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang turnamen.

    Sementara itu, Garuda Padang akan menjadikan pertandingan ini sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa pada laga berikutnya. Pengalaman menghadapi salah satu tim kuat di ajang ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pemain untuk tampil lebih percaya diri dan kompetitif pada pertandingan selanjutnya di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri. (ian)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru