More
    BerandaPendidikanLulus Magister IPK 4,00, Fatimatuz Zahro Ciptakan Inovasi Pembelajaran Berbasis AR-Virtual Lab...

    Lulus Magister IPK 4,00, Fatimatuz Zahro Ciptakan Inovasi Pembelajaran Berbasis AR-Virtual Lab dan Inisiasi Genta Sains

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 29 Juni 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Perhelatan Wisuda ke-120 Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang berlangsung di Graha Unesa Kampus II Lidah Wetan pada Kamis, 25 Juni 2026, menjadi momentum pembuktian prestasi akademik bagi Fatimatuz Zahro. Lulusan Program Magister (S-2) Pendidikan Sains, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini sukses menyandang predikat wisudawan terbaik.

    Gak tanggung-tanggung, ia meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan predikat sempurna 4,00. Inti dari capaian prestasi tersebut terletak pada tesisnya yang menghasilkan inovasi FAZAR ALIRA, sebuah perangkat pembelajaran modern yang mengintegrasikan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Laboratory.

    Inovasi ini dirancang khusus untuk membedah materi sistem peredaran darah manusia secara interdisipliner, yang menghubungkan konsep biologi dengan prinsip fisika seperti tekanan dan resistensi pembuluh darah.

    “Melalui simulasi digital ini, siswa dapat mengamati secara langsung proses penyempitan pembuluh darah akibat akumulasi lemak secara visual tanpa memerlukan fasilitas laboratorium fisik yang mahal,” ucapnya.

    Tidak hanya unggul di dalam kelas, Fatimatuz Zahro juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan menginisiasi Gerakan Inovator Sains Nusantara (Genta Sains). Lembaga yang dikembangkan selama delapan bulan terakhir tersebut kini telah menjaring sekitar 200 peserta, mulai dari siswa hingga guru di wilayah Jawa Timur.

    Genta Sains bergerak aktif sebagai wadah pelatihan riset dan pembuatan media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) guna membantu para pendidik mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara efektif di sekolah masing-masing.

    Produktivitas risetnya selama menempuh studi magister di Unesa juga tergolong sangat mengesankan. Tercatat, ia berhasil menghasilkan 13 publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi, lima makalah konferensi internasional, lima buku ber-ISBN, serta tujuh Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

    Dedikasi tinggi terhadap ilmu pengetahuan ini diakui sebagai bentuk penghormatan dan persembahan tulus kepada sang ayah, yang dahulu sempat mengorbankan impian pendidikannya demi membiayai sekolah saudara-saudaranya.

    Keberhasilan meraih IPK sempurna dan penghargaan sebagai wisudawan terbaik ini menjadi langkah awal baginya untuk terus mengabdi sebagai tenaga pendidik. Ke depan, terdapat rencana besar untuk mengembangkan GENTA SAINS menjadi lembaga resmi yang berbadan hukum.

    Keyakinan kuat yang dipegang adalah bahwa riset dan inovasi harus terus berjalan sebagai instrumen evaluasi utama untuk memajukan kualitas pendidikan sains di Indonesia secara berkelanjutan.(her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru