More
    BerandaUncategorizedMenjaga Mutu Kopi Senduro, Merawat Kepercayaan dari Lereng Semeru

    Menjaga Mutu Kopi Senduro, Merawat Kepercayaan dari Lereng Semeru

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang 6 Juli 2026  | Draft Rakyat Newsroom  – Kabut pagi masih menyelimuti lereng Gunung Semeru ketika Rifki Medianto mulai memetik buah kopi di kebunnya di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dengan keranjang rotan di pundak, ia memilih hanya buah yang telah berwarna merah sempurna. Buah yang belum matang dibiarkan tetap berada di pohon sebagai bagian dari komitmennya menjaga kualitas kopi.

    Bagi Rifki, mutu merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan konsumen. Setiap buah kopi yang dipanen pada waktu yang tepat akan menentukan cita rasa, aroma, dan karakter kopi robusta khas Senduro yang selama ini dikenal memiliki kualitas unggul.

    “Kualitas tidak boleh dikorbankan. Kepercayaan pembeli dibangun dari mutu yang konsisten,” ujarnya.

    Kondisi agroklimat lereng Semeru menjadikan kawasan Senduro sebagai salah satu sentra pengembangan kopi robusta di Kabupaten Lumajang. Sistem budidaya tumpang sari yang masih dipertahankan masyarakat dengan menanam kopi berdampingan bersama durian, nangka, pisang, manggis, kapulaga, dan vanili tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga memberikan sumber pendapatan yang lebih beragam bagi petani.

    Setelah dipanen, buah kopi melalui proses penjemuran, penggilingan menjadi green bean, penyangraian, hingga menjadi bubuk siap seduh. Seluruh tahapan dilakukan secara cermat untuk mempertahankan karakter rasa yang menjadi identitas kopi Senduro.

    Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang menunjukkan produksi kopi robusta pada 2025 mencapai 1.832,29 ton dari areal sekitar 4.003,70 hektare, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.458,73 ton. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kopi masih menjadi salah satu komoditas perkebunan strategis yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Lumajang.

    Selain mengelola kebun, Rifki juga mengembangkan Djodog Caffe sebagai bagian dari upaya hilirisasi produk kopi lokal. Menurutnya, nilai tambah kopi tidak berhenti pada hasil panen, tetapi juga melalui proses pengolahan, pengemasan, pemasaran, hingga membangun identitas kopi daerah.

    Saat ini, produk kopi olahan Djodog Caffe telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia, seperti Surabaya, Malang, Sidoarjo, Tulungagung, Jakarta, Semarang, Bali, dan Kalimantan. Bahkan, produk tersebut telah menembus pasar internasional, di antaranya Singapura, Malaysia, Dubai, dan Turki.

    Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa penguatan hilirisasi dan kualitas produk mampu meningkatkan daya saing kopi Lumajang di pasar yang lebih luas.

    Tidak berhenti pada kopi robusta, Rifki juga mulai mengembangkan kopi liberika sebagai alternatif komoditas bernilai ekonomi. Menurutnya, peluang pasar kopi liberika cukup besar, meskipun masih diperlukan peningkatan pemahaman petani mengenai teknik budidaya dan pengolahan agar kualitasnya semakin optimal.

    “Setiap varietas memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, petani perlu memahami teknik budidaya dan penanganannya agar kualitas yang dihasilkan sesuai dengan harapan pasar,” katanya.

    Upaya yang dilakukan para petani kopi di Senduro menunjukkan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh besarnya produksi, tetapi juga oleh komitmen menjaga mutu, inovasi dalam pengolahan, serta kemampuan membangun nilai tambah produk.

    Melalui semangat tersebut, kopi Senduro terus memperkuat posisinya sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Lumajang yang tidak hanya menggerakkan perekonomian masyarakat, tetapi juga membawa nama daerah hingga ke pasar nasional dan mancanegara.

    Dari lereng Gunung Semeru, setiap cangkir kopi Senduro menjadi representasi kerja keras petani dalam menjaga kualitas sekaligus membangun kepercayaan konsumen. Nilai itulah yang menjadi kekuatan utama kopi Lumajang untuk terus berkembang dan berdaya saing.(dod)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru