More
    BerandaTeknologiDukung Kemandirian Energi, Profesor ITS Inovasikan Integrated Solar Cell

    Dukung Kemandirian Energi, Profesor ITS Inovasikan Integrated Solar Cell

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya, 4 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kemandirian energi menjadi salah satu tantangan besar Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan listrik nasional dan tuntutan transisi menuju energi bersih. Merespon tantangan tersebut, Guru Besar ke-254 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Ir Bambang Arip Dwiyantoro ST MEng IPM ASEAN Eng mengembangkan inovasi teknologi energi surya terintegrasi (integrated solar cell) guna meningkatkan efisiensi pembangkitan listrik secara berkelanjutan.

    Melalui orasi ilmiah bertajuk Optimalisasi Teknologi Panel Surya dan Solar Chimney untuk Mendukung Kemandirian Energi, dosen Departemen Teknik Mesin ITS tersebut menghadirkan berbagai inovasi berbasis energi surya yang dirancang sesuai karakteristik iklim di Indonesia. “Pengembangan energi terbarukan tidak sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan bangsa,” tegas lelaki kelahiran 1 April 1978 tersebut.

    Salah satu inovasi yang dikembangkan ialah Solar Chimney Power Plant (SCPP), yakni pembangkit listrik yang memanfaatkan panas matahari untuk menghasilkan aliran udara alami guna memutar turbin. Layaknya cerobong alami, sistem tersebut mengubah energi panas menjadi energi listrik tanpa menghasilkan emisi selama proses pembangkitan. Berbekal pendekatan eksperimen dan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD), ia mengoptimalkan desain absorber dan geometri cerobong sehingga performa sistem meningkat secara signifikan.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi mampu meningkatkan daya listrik hingga lebih dari 750 persen dibandingkan model standar. Capaian tersebut membuktikan bahwa peningkatan efisiensi pembangkit tidak selalu bergantung pada ukuran sistem, melainkan dapat dicapai melalui inovasi rekayasa desain yang efektif. “Pendekatan ini membuka peluang penerapan pembangkit listrik tenaga surya yang sederhana, ekonomis, dan sesuai dengan kondisi wilayah Indonesia,” ujar Bambang.

    Tak berhenti pada pengembangan Solar Chimney, alumnus doktoral National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) tersebut turut merancang sistem pendingin pasif panel surya berbasis serat kelapa sawit dan ampas tebu. Pemanfaatan limbah biomassa lokal tersebut mampu menjaga temperatur panel tetap optimal tanpa memerlukan tambahan energi listrik, sekaligus meningkatkan nilai guna limbah pertanian melalui konsep circular economy.

    Lebih lanjut, lelaki asal Kabupaten Madiun itu juga mengembangkan teknologi solar tracking pada pembangkit listrik tenaga surya terapung dan sistem PLTS hibrida berbasis Energy Management System (EMS). Seluruh inovasi tersebut kemudian dirangkum dalam konsep Integrated Sustainable Solar Energy System, yakni sistem yang mengintegrasikan efisiensi panel surya, penyimpanan energi, hingga pengelolaan distribusi daya secara berkelanjutan.

    Ke depan, Guru Besar Bidang Energi Terbarukan tersebut berkomitmen mengembangkan teknologi Solar Chimney melalui integrasi thermal energy storage, akal imitasi (AI), serta desain berskala lebih besar guna meningkatkan efisiensi konversi energi. Ayah dari tiga anak itu berharap inovasi tersebut mampu mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat kemandirian energi Indonesia. Langkah inovatif Bambang dalam mengembangkan teknologi energi surya selaras dengan komitmen Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau; poin ke-9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur; serta poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Melalui inovasi yang memanfaatkan energi matahari dan sumber daya lokal, riset tersebut menjadi wujud nyata kontribusi ITS dalam menghadirkan teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.(naf)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru