Surabaya, 3 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Anggota DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menegaskan kesiapannya untuk memperkuat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama dalam memastikan standar operasional prosedur (SOP) program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai ketentuan.
Cahyo mengatakan pengawasan diperlukan menyusul kejadian yang dialami sejumlah santri di Kabupaten Sidoarjo. “Kami sangat prihatin atas kejadian tersebut. Ini menjadi perhatian dan atensi kami untuk terus meningkatkan monitoring, pengawasan, dan evaluasi pelaksanaan program MBG,” katanya di Surabaya, Kamis (3/9/2026).
Menurut dia, evaluasi tidak hanya menyangkut kualitas produk makanan, tetapi juga seluruh proses pengolahan di dapur SPPG, termasuk pemilihan dan penyusunan menu.
Ia menilai penerapan SOP yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) secara konsisten harus mampu memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat memenuhi aspek gizi, kualitas, keamanan, dan cita rasa.
“Ketika ada kejadian seperti ini, tentu harus dilihat apakah ada SOP yang tidak dijalankan oleh pihak SPPG,” ujarnya.
Cahyo menambahkan DPRD Jatim siap melakukan pengawasan lapangan, termasuk inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG maupun sekolah penerima manfaat.
Meskipun dirinya secara mendiri telah melaksanakan sidak tersebut ke beberapa SPPG sebagai upaya untuk memastikan pelayanan MBG berjalan sesuai SOP.
Ia juga mendorong pemerintah daerah yang tergabung dalam satuan tugas pengawasan SPPG meningkatkan intensitas monitoring agar pelaksanaan program MBG berjalan aman dan sesuai standar.
“Pengawasan ini harus dimasifkan, bukan hanya oleh DPRD, tetapi juga pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait,” katanya. (pca)
