Australia, 31 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Hari kedua program STIMMERS Kelas IX Internasional SMP Al Hikmah Surabaya menjadi perjalanan belajar yang penuh warna. Dalam satu hari, para siswa diajak menjelajahi tiga destinasi dengan tema berbeda, mulai dari kekayaan alam dan industri lokal, kehidupan satwa liar, hingga sejarah dan penghormatan terhadap para pahlawan.
Bukan sekadar jalan-jalan, setiap tempat yang dikunjungi menjadi ruang belajar yang membawa siswa melihat langsung bagaimana pengetahuan di dalam kelas hadir di dunia nyata.
Belajar dari Yarra Valley: dari Alam hingga Cokelat
Perjalanan dimulai di Yarra Valley, kawasan yang memperkenalkan siswa pada kekayaan alam sekaligus potensi agrowisata dan industri lokal Victoria.
Di sini, siswa berinteraksi langsung dengan lingkungan pedesaan khas Australia. Mereka juga berkesempatan menyaksikan proses produksi cokelat secara langsung.
Pengalaman ini memberikan perspektif baru bahwa sektor pertanian, pariwisata, dan industri lokal dapat berjalan beriringan sekaligus menjadi bagian penting dari perekonomian masyarakat.
Bertemu Kanguru di Habitat Aslinya
Perjalanan berlanjut ke Westerfolds Park. Nuansanya berubah. Jika sebelumnya siswa belajar tentang agrowisata dan industri, kali ini mereka diajak lebih dekat dengan alam Australia.
Menyusuri jalur pedestrian yang dipenuhi vegetasi asli Australia, termasuk pohon eucalyptus, siswa melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitar.
Hal yang paling menarik tentu saja ketika mereka berkesempatan mengamati kanguru abu-abu di habitat alaminya. Pengalaman ini menjadi momen belajar yang berbeda: bukan hanya melihat satwa melalui buku atau layar, tetapi menyaksikannya secara langsung di lingkungan tempat mereka hidup.
Menyusuri Sejarah di Shrine of Remembrance
Destinasi terakhir membawa siswa pada suasana yang lebih reflektif, yaitu Shrine of Remembrance.
Di monumen bersejarah ini, siswa mengamati arsitektur bangunan yang terinspirasi dari Mausoleum Halicarnassus. Mereka kemudian naik ke balkon atas untuk menikmati lanskap Kota Melbourne dari ketinggian.
Namun, bukan hanya pemandangan yang menjadi perhatian. Siswa juga mempelajari sejarah pengorbanan para tentara Australia dalam Perang Dunia I dan II.
Di tempat ini, pembelajaran tentang sejarah tidak berhenti pada tanggal dan peristiwa. Siswa diajak memahami nilai pengorbanan, penghormatan, dan pentingnya menjaga ingatan terhadap sejarah.
Sehari, Tiga Perspektif
Tiga destinasi dengan karakter yang berbeda membuat hari kedua STIMMERS menjadi perjalanan belajar yang utuh. Yarra Valley mengajarkan tentang alam dan industri lokal, Westerfolds Park memperkenalkan kekayaan biodiversitas Australia, sedangkan Shrine of Remembrance mengajak siswa memahami sejarah dan nilai penghormatan.
Seluruh rangkaian kunjungan berlangsung lancar dan interaktif. Lebih dari sekadar menambah pengetahuan, pengalaman ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas.
Melalui STIMMERS, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Alam menjadi laboratorium, perjalanan menjadi pengalaman belajar, dan setiap destinasi menghadirkan perspektif baru.
Inilah semangat pembelajaran global: datang, melihat, mengalami, lalu memahami.(her)
