Lumajang, 10 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Bagi sebagian anak, perjalanan menuju sekolah mungkin hanya soal jarak. Namun bagi anak-anak yatim dari MI Hasyim Asy’ari Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, sebuah sepeda dapat menjadi penyemangat untuk terus bersekolah dan mengejar cita-cita.
Enam unit sepeda gowes diberikan melalui dukungan Bank Jatim setelah Bupati Lumajang Indah Amperawati mengetahui kebutuhan sejumlah anak yatim yang tengah menempuh pendidikan. Bantuan tersebut diterima Bunda Indah di Lobi Kantor Bupati Lumajang, Rabu (9/9/2026).
Kepedulian itu berawal ketika Bunda Indah mengetahui kondisi sejumlah anak yatim yang tetap bersemangat bersekolah di tengah keluarga yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Salah satunya memiliki ibu yang harus bekerja di luar negeri untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Saya menemukan anak-anak yatim yang sedang bersekolah. Ada yang ibunya bekerja di luar negeri, kemudian ada juga yang kondisinya sangat memprihatinkan. Jadi, selain yatim, kondisi perekonomian mereka memang membutuhkan perhatian,” ujar Bunda Indah.
Sebelum memastikan bantuan sepeda, Bunda Indah terlebih dahulu mempertimbangkan kebutuhan dan keamanan anak. Ia menanyakan jarak rumah menuju sekolah untuk memastikan sepeda tersebut benar-benar sesuai dan aman digunakan.
“Saya tanyakan jarak rumah mereka ke sekolah. Kalau terlalu jauh, saya juga tidak berani memberikan sepeda. Tetapi karena jaraknya masih terjangkau dan aman untuk bersepeda, saya menjanjikan sepeda ini sebagai penyemangat sekaligus fasilitas bagi mereka,” jelasnya.
Kepedulian tersebut kemudian mendapat respons dari Bank Jatim. Enam unit sepeda gowes disiapkan untuk mendukung kebutuhan anak-anak tersebut dalam perjalanan menuju sekolah.
Bunda Indah mengapresiasi dukungan Bank Jatim yang turut mengambil bagian dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim di Lumajang.
“Bank Jatim merespons dengan sangat baik dan cepat. Saya menyampaikan terima kasih atas bantuan enam unit sepeda ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi anak-anak,” katanya.
Bagi anak-anak penerima, sepeda tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pendukung untuk pergi dan pulang sekolah sekaligus menjadi penyemangat agar mereka terus menjalani pendidikan dengan penuh keyakinan.
Bunda Indah berharap anak-anak tidak merasa berjalan sendiri dalam meraih cita-cita. Dukungan dari lingkungan sekitar, sekecil apa pun bentuknya, diharapkan dapat membuat mereka semakin bersemangat untuk belajar.
“Yang terpenting, semoga ini menjadi penyemangat mereka untuk terus sekolah, terus belajar, dan jangan merasa sendiri karena banyak yang peduli terhadap mereka,” pungkasnya.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Bank Jatim dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak. Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap pendidikan dapat hadir melalui dukungan yang sederhana, tetapi memiliki arti bagi anak dalam menjalani kesehariannya.
Dengan adanya dukungan tersebut, anak-anak diharapkan dapat terus bersekolah, belajar dengan tekun, dan melangkah menuju cita-cita tanpa merasa sendiri. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)
