BerandaUncategorizedPLATO Foundation Dorong Pejuang Pemulihan Bangkit dan Merdeka dari Jeratan Narkoba

PLATO Foundation Dorong Pejuang Pemulihan Bangkit dan Merdeka dari Jeratan Narkoba

Penulis

Tanggal

Kategori

Surabaya, 10 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom –  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLATO Foundation menggelar talkshow dan unjuk aksi Pejuang Pemulihan, bertajuk “Wani Bangkit, Wani Pulih, Wani Merdeka dari Jeratan Narkoba” yang menghadirkan tiga narasumber, Direktur PLATO, Dita Amalia, Ketua Tim Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya Putri Damayanti, serta Pengawas PLATO, Riya Damayanti.

Dalam siaran tertulisnya Plato Foundation, Kamis ( 10/9/2026), Direktur PLATO, Dita Amalia, menyampaikan bahwa narkoba memberikan kesenangan sesaat, tetapi dapat menimbulkan dampak serius dan merusak kehidupan. Karena itu, pejuang pemulihan perlu terus memberdayakan diri serta membangun kembali kehidupan yang sehat dan produktif setelah mengikuti rehabilitasi.

Dijelaskan oleh Dita, seseorang yang telah menyelesaikan rehabilitasi belum tentu langsung siap menghadapi lingkungan lama yang berisiko. Pejuang pemulihan tidak perlu menguji kemampuan diri dengan sengaja kembali ke tempat maupun situasi yang pernah memicu penggunaan narkoba. “Proses pulih dapat dimulai dengan menyayangi dan menghargai diri sendiri, salah satunya dengan tidak kembali mengonsumsi narkoba,” pesannya.

Sementara Putri Damayanti mengatakan, bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat mempengaruhi fungsi otak, kondisi psikologis, hubungan sosial, dan kehidupan seseorang secara menyeluruh.

Sedangkan Ria Damayanti menyampaikan tentang pentingnya keberanian untuk menolak tawaran narkoba, khususnya bagi pejuang pemulihan ketika kembali berinteraksi dengan lingkungan masyarakat.

Riya Damayanti juga menyampaikan mengenai dampak sosial penggunaan narkoba dan pentingnya mempunyai keberanian untuk menolak tawaran menggunakan narkoba, terutama bagi pejuang pemulihan setelah menyelesaikan proses rehabilitasi.

Dampak sosial Utama penggunaan narkoba antara lain pengucilan sosial, yakni pengguna sering diasingkan atau dikucilkan oleh lingkungan sekitar karena perubahan perilaku yang negaif, terjadinya konflik keluarga, dimana hubungan dengan anggota keluarga memburuk, memicu pertengkaran, dan hilangnya kepercayaan di rumah, pengguna cenderung menutup diri, enggan berkomunikasi, serta mengabaikan aktivitas sosial yang normal.

Dampak sosial lainnya adalah terjadinya penurunan prestasi dan tanggung jawab, dimana pengguna sering melalaikan kewajiban, membolos, atau mengalami penurunan performa drastic, dan terjadinya risiko kriminalitas yang bisa terjasi karena ketergantungan yang tinggi yang dapat mendorong seseorang melakukan tindakan melanggar hukum demi mendapatkan barang haram tersebut.

Usai talkshow, para pejuang pemulihan menunjukkan bakat dan kreativitas melalui berbagai penampilan, mulai dari menyanyi, shalawat, senam kreasi, hingga drama.

Melalui kegiatan ini, PLATO Foundation mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma kepada orang dengan masalah penyalahgunaan narkoba, melainkan turut menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung proses pemulihan.

Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang keberanian melepaskan diri dari belenggu narkoba. Dengan rehabilitasi, dukungan keluarga, serta lingkungan yang positif, setiap pejuang pemulihan memiliki kesempatan untuk kembali sehat, berdaya, produktif, dan berfungsi sosial. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru