BerandaEkonomiNaik 8,6 Persen, 182 Ribu Wisman Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop...

Naik 8,6 Persen, 182 Ribu Wisman Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop 8 Surabaya

Penulis

Tanggal

Kategori

Surabaya,12 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Jawa Timur memiliki beragam destinasi wisata yang tersebar di sejumlah kota dan kawasan, sehingga konektivitas antardaerah menjadi bagian penting dalam mendukung pengalaman perjalanan wisatawan. Dalam hal ini, kereta api hadir sebagai salah satu moda transportasi yang menghubungkan berbagai destinasi secara aman, nyaman, dan efisien.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat sebanyak 182.155 penumpang warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya sepanjang Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut meningkat 8,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 167.736 penumpang.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin banyak wisatawan mancanegara yang memanfaatkan layanan kereta api dalam perjalanan mereka di Jawa Timur. Kereta api tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi untuk menuju suatu kota, tetapi juga menjadi bagian dari konektivitas perjalanan wisatawan antarkota.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Senin (12/10/2026) mengatakan peningkatan jumlah penumpang WNA menjadi salah satu indikator bahwa transportasi kereta api memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur.

“Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di berbagai daerah. Kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang memberikan kemudahan bagi wisatawan mancanegara untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien,” ujar Mahendro.

Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, dari total 182.155 penumpang WNA tersebut, sebanyak 111.048 penumpang tercatat tiba di wilayah Daop 8 Surabaya. Jumlah ini meningkat 7,8 persen dibandingkan periode Januari–September 2025 yang sebanyak 103.036 penumpang.

Sementara itu, sebanyak 71.107 penumpang WNA berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya selama Januari–September 2026. Angka tersebut meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 64.700 penumpang.

Dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya, Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang menjadi dua simpul utama mobilitas penumpang WNA.

Untuk kedatangan, Stasiun Surabaya Gubeng mencatat jumlah tertinggi dengan 39.882 penumpang WNA, disusul Stasiun Malang sebanyak 36.119 penumpang, dan Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 15.057 penumpang.

Sementara dari sisi keberangkatan, Stasiun Surabaya Gubeng kembali menjadi yang tertinggi dengan 28.595 penumpang WNA, diikuti Stasiun Malang sebanyak 19.875 penumpang dan Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 13.584 penumpang.

Mahendro menambahkan, tingginya aktivitas penumpang WNA di Surabaya dan Malang memperlihatkan peran penting kedua kota tersebut sebagai simpul mobilitas wisatawan. Dengan jaringan perjalanan kereta api yang menghubungkan berbagai wilayah, wisatawan memiliki alternatif perjalanan yang semakin mudah untuk mengeksplorasi Jawa Timur.

“Kami melihat kereta api bukan hanya sebagai moda transportasi dari titik A ke titik B, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman perjalanan wisata. Konektivitas antarkota melalui kereta api memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk menjangkau berbagai destinasi di Jawa Timur,” kata Mahendro.

Menurutnya, KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya menjaga kualitas layanan dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, kenyamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses layanan bagi seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara.

“Bagi kami, meningkatnya kepercayaan wisatawan mancanegara menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Setiap perjalanan harus berlangsung dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, sehingga kereta api dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata yang berkesan di Jawa Timur,” tutur Mahendro.

Keberadaan jaringan kereta api yang menghubungkan Surabaya, Malang, serta berbagai kota lainnya turut memberikan pilihan mobilitas yang mendukung perjalanan wisatawan untuk menikmati keragaman destinasi Jawa Timur. Mulai dari wisata perkotaan, budaya, kuliner, hingga destinasi alam, perjalanan tersebut dapat menjadi semakin terhubung melalui transportasi berbasis rel.

KAI Daop 8 Surabaya juga mengajak wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik untuk memanfaatkan layanan kereta api dalam menjelajahi Jawa Timur dengan tetap memperhatikan keselamatan dan ketentuan perjalanan. Informasi perjalanan, jadwal kereta, serta pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi KAI lainnya.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, kami berharap kereta api dapat terus menjadi bagian dari perjalanan wisatawan dalam mengenal lebih banyak destinasi di Jawa Timur. Kami akan terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan andal agar perjalanan dengan kereta api menjadi pengalaman positif bagi setiap pelanggan,” tutup Mahendro.(myo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru