More
    BerandaEkonomiBPS Catat; Ekonomi Jawa Timur Triwulan II-2026  Tumbuh 5,72 Persen (Y-on-Y)

    BPS Catat; Ekonomi Jawa Timur Triwulan II-2026  Tumbuh 5,72 Persen (Y-on-Y)

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya, 5 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Jawa Timur Triwulan II-2026 terhadap Triwulan II-2025 meningkat mengalami perubahan sebesar 5,72 persen (y-on-y).

    Perekonomian Jawa Timur Triwulan II-2026 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tumbuh mencapai Rp930,00 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp538,59 triliun.

    “Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas yang tumbuh sebesar 16,86 persen.
    ,” kata  kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Jatim Herum Fajarwati dalam siaran pers berita resmi statistik (BRS)  di Surabaya, Rabu (5/8/2026)

    Herum menyampaikan bahwa jika dilihat dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh sebesar 19,35 persen.

    Sementara ekonomi Jawa Timur Triwulan II-2026 terhadap Triwulan I-2026 mengalami pertumbuhan sebesar 2,85 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas yang tumbuh sebesar 14,20 persen.

    “Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh sebesar 15,47 persen,” ujar Herum.

    Selanjutnya juga Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 5,59 persen dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 5,37 persen, sedangkan Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDRB tumbuh sebesar 8,07 persen.

    Secara spasial, struktur perekonomian Pulau Jawa pada triwulan II 2026 didominasi oleh Provinsi DKI Jakarta dengan kontribusi terhadap PDRB Pulau Jawa sebesar 28,89 persen, diikuti Provinsi Jawa Timur sebesar 25,40 persen.

    Berikutnya disusul oleh Provinsi Jawa Barat tumbuh sebesar 22,77 persen, Provinsi Jawa Tengah sebesar 14,50 persen, Provinsi Banten sebesar 6,91 persen, dan Provinsi DI Yogyakarta tumbuh sebesar 1,52 persen.

    Kata Herum secara umum, perekonomian di Pulau Jawa masih terjaga pada zona positif yang didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

    Pada triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi secara tahunan tertinggi dicapai oleh Provinsi DI Yogyakarta sebesar 5,75 persen diikuti Provinsi Jawa Barat sebesar 5,73 persen, Provinsi Jawa Timur sebesar 5,72 persen, Provinsi Jawa Tengah sebesar 5,71 persen, dan DKI Jakarta sebesar 5,52 persen.(myo)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru