Thailand 28 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Langkah tim voli putri U-18 Indonesia di Princess Cup 2026 harus terhenti pada babak semifinal setelah kalah tipis 2-3 dari Vietnam di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Sabtu (27/6/2026).
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Vietnam akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 25-21, 21-25, 25-22, 22-25, dan 15-10. Kemenangan tersebut memastikan Vietnam melaju ke partai final Kejuaraan Voli Putri U-18 Asia Tenggara Est Cola “Princess Cup” ke-23 tahun 2026.
Sebagai juara Grup B, Vietnam tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Mereka berhasil merebut set pertama dengan skor 25-21 sebelum Indonesia membalas pada set kedua dengan kemenangan 25-21 sehingga kedudukan menjadi imbang 1-1.
Persaingan kembali memanas pada set ketiga ketika Vietnam kembali unggul 25-22. Namun, semangat juang Indonesia belum padam. Tim Merah Putih kembali menyamakan kedudukan setelah memenangkan set keempat dengan skor identik 25-22, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Pada set kelima, Vietnam tampil lebih efektif dan mampu menjaga konsistensi permainan hingga menutup laga dengan kemenangan 15-10. Hasil tersebut mengakhiri perlawanan Indonesia sekaligus mengantarkan Vietnam ke partai puncak.
Manajer tim voli putri U-18 Indonesia, Luciana Taroreh, mengakui Vietnam tampil lebih baik pada momen-momen krusial pertandingan.
“Hari ini kami harus mengakui bahwa Vietnam bermain lebih efektif, terutama dalam servis, pertahanan, dan penyelesaian serangan pada momen-momen penting,” ujar Luciana.
Menurutnya, kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi skuad muda Indonesia yang masih berada dalam tahap pembinaan.
“Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim muda kami untuk terus berkembang. Namun, kami melihat banyak pelajaran berharga dari pertandingan ini. Para pemain telah menunjukkan semangat juang yang baik sepanjang turnamen dan pengalaman bermain di semifinal internasional akan menjadi modal penting untuk perkembangan mereka ke depan,” katanya.
Luciana menegaskan tim pelatih akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar penampilan Indonesia semakin konsisten menghadapi turnamen berikutnya, termasuk AVC U-18.
“Tim ini masih berada dalam proses pembinaan. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya terkait konsistensi performa, penerimaan servis, dan pengambilan keputusan saat berada di bawah tekanan. Kekalahan ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Meski gagal melaju ke final, Indonesia masih berpeluang mengakhiri turnamen dengan prestasi. Luciana memastikan tim kini sepenuhnya fokus menghadapi pertandingan perebutan peringkat ketiga.
“Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk pertandingan perebutan tempat ketiga. Kami ingin menutup turnamen dengan penampilan terbaik dan membawa hasil positif bagi Indonesia khususnya menghadapi AVC U18,” tegasnya.
Vietnam selanjutnya akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Thailand dan Filipina pada final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (28/6/2026) pukul 19.00 waktu setempat.
Sementara itu, Indonesia akan tampil pada laga perebutan peringkat ketiga melawan tim yang kalah dari pertandingan Thailand kontra Filipina. Duel perebutan tempat ketiga dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/6/2026) pukul 16.00.
Meski gagal menembus final, perjuangan Indonesia yang mampu dua kali bangkit untuk menyamakan kedudukan menunjukkan daya juang tinggi sepanjang pertandingan semifinal tersebut.(her)
