Lumajang, 23 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin sebagai upaya memperkuat deteksi dini berbagai masalah kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau, berkesinambungan, dan menyentuh seluruh kelompok usia.
Ajakan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat membuka Gerakan Aktivasi Posyandu di Kecamatan Sumbersuko, Rabu (22/7/2026).
Dewi Natalia menjelaskan, Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar yang melayani seluruh siklus kehidupan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak lagi memandang Posyandu hanya sebagai tempat penimbangan balita, melainkan sebagai layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.
“Posyandu saat ini telah bertransformasi. Kita ingin masyarakat memahami bahwa Posyandu bukan hanya tempat menimbang balita, tetapi menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar yang melayani seluruh siklus kehidupan. Dengan demikian, setiap warga memiliki akses layanan kesehatan yang lebih mudah, dekat, dan berkesinambungan,” ujarnya.
Menurutnya, semakin aktif masyarakat memanfaatkan Posyandu, semakin besar pula peluang mendeteksi berbagai persoalan kesehatan sejak dini. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan promotif dan preventif sehingga berbagai risiko kesehatan dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Gerakan Aktivasi Posyandu juga menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat yang mendukung berbagai program prioritas pemerintah, di antaranya percepatan penurunan stunting, pemenuhan imunisasi dasar lengkap, serta peningkatan layanan kesehatan bagi remaja, usia produktif, dan lanjut usia.
Dewi Natalia mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan Posyandu secara optimal sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan.
“Jika Posyandu aktif, masyarakat sehat, maka kita sedang menyiapkan generasi Lumajang yang lebih kuat, cerdas, dan berkualitas. Inilah investasi terbaik untuk masa depan daerah,” katanya.
Melalui Gerakan Aktivasi Posyandu, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap akses layanan kesehatan dasar semakin merata hingga tingkat desa. Dengan partisipasi aktif masyarakat, Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat, meningkatkan deteksi dini berbagai risiko kesehatan, serta mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah.(MC Lumajang)
