Surabaya 11 Mei 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Suasana bazar UMKM dan pertunjukan seni angklung di Hotel Dafam Surabaya, Minggu (11/5), semakin meriah dengan hadirnya latihan balance bike yang digelar Komunitas Bineka Pushbike Indonesia bersama Aliansi Wartawan Surabaya.
Anak-anak tampak antusias mengayuh sepeda tanpa pedal atau pushbike di area latihan yang disiapkan panitia. Kegiatan tersebut menjadi sarana pengenalan olahraga rekreasi sekaligus stimulasi motorik kasar bagi anak usia dini.
Humas Bineka Pushbike Indonesia Anjar menjelaskan, pushbike awalnya dikenal sebagai alat bantu melatih keseimbangan anak sebelum menggunakan sepeda kayuh. Namun kini, olahraga tersebut berkembang menjadi ajang kompetisi yang diminati banyak keluarga.
“Ini olahraga rekreasi untuk menstimulasi motorik kasar anak melalui bersepeda. Sekarang sudah banyak kompetisi sehingga anak-anak semakin semangat,” ujarnya di sela kegiatan.

Komunitas yang berdiri sejak awal 2024 itu kini memiliki sekitar 40 hingga 50 anggota aktif. Sebagian besar peserta masih berusia sangat muda, mulai kelahiran 2018 hingga yang paling kecil kelahiran 2024.
Meski berbasis di Sidoarjo, komunitas tersebut rutin menggelar latihan di Surabaya. Salah satu lokasi favorit adalah area Terminal Intermoda Joyoboyo karena dinilai luas dan aman untuk aktivitas anak-anak.
Menurut Anjar, tantangan terbesar dalam melatih pushbike bukan terletak pada lintasan, melainkan mengatur suasana hati anak-anak saat latihan berlangsung.
“Karena peserta masih anak-anak, mood mereka sering berubah. Ada yang sudah terbiasa, ada juga yang kadang tantrum saat latihan,” katanya sambil tersenyum.
Respons masyarakat terhadap olahraga tersebut disebut cukup positif. Banyak orang tua yang awalnya hanya datang melihat, akhirnya tertarik mendaftarkan anak mereka setelah menyaksikan keseruan latihan dan kompetisi pushbike.

Bineka Pushbike Indonesia juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah, terutama terkait perizinan penggunaan lokasi latihan maupun penyelenggaraan event. Komunitas itu berada di bawah naungan Asosiasi Pushbike Indonesia Jawa Timur.
Dalam struktur olahraga rekreasi nasional, balance bike masuk subpengembangan cabang BMX di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
Tak hanya rutin latihan, komunitas tersebut kini tengah mempersiapkan event nasional yang dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang di Politeknik Penerbangan Surabaya. Peserta dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Kalimantan dikabarkan siap hadir.
“Relasi kami dari Malaysia juga berencana datang. Kalau jadi hadir, status event bisa meningkat menjadi internasional,” ungkap Anjar optimistis.
Dalam setiap kompetisi pushbike, panitia menyediakan berbagai kategori seperti kelas Utama, Novice hingga Rookie. Menariknya, sistem penghargaan dibuat lebih merata agar banyak anak dapat merasakan naik podium dengan pembagian trofi hingga peringkat 10 di tiap kelas.(her)
