Surabaya 6 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Di tengah kesibukan akademik, Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar Pengajian Ramadan Seri ke-2. Bertempat di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Kampus MERR-C, Kamis (26/2/2026), kajian tersebut menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Dr H Abdul Mu’ti, MEd.
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan, SE MSi MFin menyampaikan bahwa Bulan Ramadan bukan sekadar momentum ritual tahunan, melainkan ruang pendidikan rohani yang membentuk kesadaran, kedisiplinan, dan integritas diri. “Di bulan yang mulia ini, kita diajak untuk memperkuat hubungan kita dengan Allah, sekaligus memperdalam kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan,” ungkapnya.
Keseimbangan Intelektual dan Karakter
Prof Madyan menjelaskan bahwa UNAIR memiliki tanggung jawab dalam membangun karakter dan nilai-nilai moral sivitas akademika. Ilmu yang unggul, lanjutnya, harus berjalan beriringan dengan akhlak yang luhur. Kemajuan akademik harus ditopang oleh kedalaman spiritual.
“Kita berharap tercipta ruang refleksi bersama. Ruang untuk menata kembali niat, memperbaiki kualitas diri, serta memperkuat komitmen kita sebagai insan akademik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual,” paparnya.
Guru Besar FEB UNAIR itu berharap, kehadiran dan pemikiran Prof Dr Abdul Mu’ti dapat memperkaya wawasan keislaman, memperteguh nilai kebangsaan, serta menginspirasi dalam mengabdi melalui dunia pendidikan. “Semoga apa yang disampaikan pada hari ini menjadi cahaya yang menerangi langkah kita, tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga dalam perjalanan panjang pengabdian kita ke depan,” harapnya.
Perlu diketahui, acara ini dihadiri oleh pimpinan dan civitas academica UNAIR, mulai dari Ketua Senat Akademik, Wakil Rektor, Dekan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa.(naf)
