Surabaya 19 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Hari pertama Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Loncat Indah Jawa Timur 2026 yang berlangsung di Kolam Renang Primalaras, Surabaya, Sabtu (18/4/2026), menghadirkan persaingan ketat di berbagai nomor. Sejumlah atlet muda hingga senior menunjukkan performa impresif dalam ajang yang menjadi barometer pembinaan loncat indah di Jawa Timur ini.
Pada nomor Terbuka Papan 3 meter putra, atlet Kabupaten Sidoarjo, Matthew Andrian Kusumawardhan, tampil sebagai juara dengan total nilai 204,25 poin. Ia unggul atas Devano Cleosa Putra Yudisya dari Kota Surabaya di posisi kedua dengan 181,75 poin, serta Al Ghaazy Adriel Purnama yang menempati peringkat ketiga dengan 169,35 poin.
Sementara di nomor Terbuka Papan 3 meter putri, Sifa Kartika Putri dari Kabupaten Mojokerto keluar sebagai juara dengan 131,45 poin, diikuti Maheswari Galuh Nastiti (Kota Surabaya) dan Andaru Kusuma Sanggadewi (Kota Surabaya).
Dominasi juga terlihat pada nomor kelompok umur. Di KU-A papan 3 meter putra, Al Ghaazy Adriel Purnama (Kota Surabaya) meraih juara dengan nilai tinggi 318,20 poin, mengungguli Matthew Andrian Kusumawardhan dan Devano Cleosa Putra Yudisya.
Salah satu penampilan menonjol datang dari nomor KU-B papan 1 meter putra, di mana atlet muda Surabaya, Achmad Aimar Ghali Zikri (13 tahun), berhasil menjadi juara dengan total 248,95 poin. Ia tampil konsisten dalam sembilan lompatan, termasuk nilai tinggi pada Inward 1½ Somersaults yang menjadi penyumbang poin terbesar. Posisi kedua ditempati Gibran Raja Abbad (206,05 poin), disusul Aimar Anugerah Pratama dari Gresik (196,40 poin).
Di kelompok usia dini, persaingan tak kalah menarik. Pada nomor KU-D papan 1 meter putra, Marvellio Arvie Keenan (Gresik) keluar sebagai juara dengan 130,55 poin, sementara di sektor putri, Kinan Izzati Putri Jatmiko (Mojokerto) menjadi yang terbaik dengan 112,30 poin.
Pelatih Tim Loncat Indah Jawa Timur, Ronaldy Herbintoro, menilai hasil hari pertama menunjukkan perkembangan positif atlet-atlet muda di daerah.
“Secara umum kualitas pertandingan cukup baik. Atlet-atlet muda sudah mulai berani mengambil tingkat kesulitan lebih tinggi, meskipun masih perlu peningkatan dari sisi konsistensi dan teknik saat entry ke air,” ujarnya.
Ronaldy menambahkan, Kejurprov menjadi ajang penting untuk memetakan kekuatan atlet sekaligus evaluasi program latihan ke depan. Kejurprov Loncat Indah Jatim 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 18–19 April 2026, dengan mempertandingkan berbagai nomor dari kelompok usia dini hingga terbuka. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang akan memperkuat Jawa Timur di kancah nasional.
“Ini bukan hanya soal juara, tapi bagaimana kita melihat progres pembinaan. Dari sini kami bisa menentukan siapa yang siap naik ke level berikutnya, termasuk untuk persiapan kejuaraan nasional,” katanya.(her)
