Surabaya 19 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Ketua Pengprov Akuatik Indonesia Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk segera menghadirkan fasilitas kolam khusus loncat indah guna mendukung pembinaan atlet secara maksimal.
Menurut Dewanti, selama ini cabang olahraga akuatik di Jawa Timur masih didominasi oleh renang, sementara disiplin lain seperti loncat indah, renang indah, dan polo air belum berkembang optimal, salah satunya karena keterbatasan fasilitas.
“Selama ini yang dikenal masyarakat hanya renang. Padahal dalam akuatik ada beberapa cabang lain, termasuk loncat indah, yang juga punya potensi besar jika didukung dengan fasilitas yang memadai,” ujar Dewanti saat membuka Kejurprov Loncat Indah dan Renang Indah di Kolam Primalaras Surabaya Sabtu (18/4/2026).
Ia menilai, penyelenggaraan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Akuatik 2026 di Kolam Renang Primalaras, Surabaya, menjadi momentum kebangkitan cabang-cabang tersebut. Tahun ini, seluruh disiplin akuatik akhirnya bisa kembali dipertandingkan.
“Alhamdulillah tahun ini semua cabang bisa melaksanakan kejuaraan, termasuk loncat indah dan renang indah. Ini menjadi awal yang baik untuk menghidupkan kembali olahraga ini,” katanya.

Dewanti mengungkapkan, antusiasme peserta cukup tinggi. Tercatat sebanyak 67 atlet dari 11 kabupaten/kota ambil bagian, dengan banyak di antaranya merupakan atlet usia muda yang potensial. “Saya melihat banyak bibit baru yang masih muda dan bagus. Kalau dibina dengan baik, mereka bisa menjadi atlet nasional bahkan internasional,” ungkapnya.
Meski demikian, Dewanti menegaskan bahwa pengembangan loncat indah membutuhkan dukungan serius, terutama dari sisi infrastruktur. Ia berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat memberikan perhatian lebih dengan menghadirkan fasilitas khusus loncat indah yang memadai. “Kami berharap pemerintah provinsi bisa membangun fasilitas kolam loncat indah. Ini penting agar pembinaan bisa lebih optimal dan atlet tidak kesulitan dalam berlatih,” tegasnya.
Dorongan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, prestasi loncat indah Jawa Timur di level nasional tergolong sangat membanggakan. Pada ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024, tim loncat indah Jatim berhasil meraih 6 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu, sekaligus keluar sebagai juara umum cabang olahraga loncat indah.
Dari total enam medali emas tersebut, atlet andalan Gladies Lariesa Garina Hagakore tampil dominan dengan menyumbangkan lima medali emas bagi Jawa Timur.
Dengan capaian tersebut, Dewanti berharap prestasi yang sudah diraih dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, salah satunya melalui dukungan fasilitas yang representatif.
“Kami terus mendorong agar ini menjadi perhatian dan prioritas. Mudah-mudahan ke depan Jawa Timur memiliki fasilitas akuatik lengkap, mulai dari renang, loncat indah, polo air, hingga renang indah,” pungkasnya.(her)
