More
    BerandaPendidikanUNAIR Jadi Tuan Rumah Seleksi Wilayah ON MIPA-PT, Intip Persiapannya!

    UNAIR Jadi Tuan Rumah Seleksi Wilayah ON MIPA-PT, Intip Persiapannya!

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 7 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Universitas Airlangga (UNAIR) akan menjadi tuan rumah Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) tingkat nasional pada Juni 2026. Sebelum itu, UNAIR telah melaksanakan seleksi wilayah VII kompetisi tersebut berlangsung secara hybrid (luring dan daring). Kegiatan itu diikuti 3.712 peserta dari 283 perguruan tinggi se-Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung dalam selama dua hari pada Selasa dan Rabu (5-6/5/2026) di Lantai 4, ASEEC Tower, Kampus B-Dharmawangsa.

    Kompetisi tersebut mencakup empat bidang, yakni Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika. Untuk bidang Matematika diikuti oleh 1.107 peserta, Biologi diikuti 1.040 peserta, Kimia diikuti 802 peserta, dan Fisika diikuti 763 peserta.

    Para peserta melakukan seleksi menggunakan Safe Exam Browser (SEB) dan mendapatkan fasilitas ruang daring Zoom Meeting untuk ruang juri sebagai pengawas. Dalam hal ini, UNAIR menyiapkan beberapa fasilitas ruangan. Ruang Bali untuk bidang matematika, ruang Toraja untuk bidang fisika, ruang Banten untuk bidang fisika, dan ruang Rote untuk bidang biologi.

    Infrastruktur Andal, Minim Hambatan

    Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Dr Eko Supeno, MSi mengungkapkan bahwa persiapan telah dimulai sejak Januari 2026. Menurutnya, pengalaman UNAIR dalam menyelenggarakan berbagai kompetisi dan kegiatan besar membuat persiapan kali ini lebih terarah.

    “Kalau ini dibandingkan dengan PIMNAS yang pernah kita selenggarakan di tahun 2024, saya kira ini relatif lebih simple, lebih sederhana. Karena modalitasnya online. Jadi. sebetulnya berdasarkan pengalaman yang kita miliki, kita sudah siap,” ujar Eko.

    Dari sisi penyelenggara, Dr Eko menyebut tidak ada hambatan yang berarti selama proses persiapan maupun pelaksanaan. Dukungan dari pimpinan universitas serta infrastruktur teknologi di UNAIR menjadi faktor kunci. Adapun gangguan kecil terjadi justru bersumber dari lokasi peserta yang berada di luar kampus UNAIR, seperti pemadaman listrik atau jaringan tidak stabil.

    Berbeda dengan seleksi wilayah, seleksi nasional akan menghadirkan peserta dari seluruh Indonesia secara luring. UNAIR sudah mempersiapkan kebutuhan infrastruktur, koordinasi lintas direktorat untuk memastikan ajang kompetisi tersebut berjalan lancar.

    Pelibatan Internal UNAIR Kepanitiaan dalam kompetensi bergengsi ini melibatkan Direktorat Kemahasiswaan bersama direktorat lain seperti Dit. Pilar sebagai penunjang fasilitas dan transportasi. Selain itu, UNAIR mengerahkan beberapa mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam membantu kelancaran ujian secara teknis. “Mereka menjadi pendamping para juri untuk mengamati para peserta. Potensi kecurangan dan segala hal, termonitor dari teman-teman itu,” ungkapnya. (rin)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru