Surabaya 17 Mei 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jawa Timur 2026 resmi dibuka dengan semangat tinggi dari ratusan atlet yang datang dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan dan sportivitas di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang di wakili Kadispora Jatim Dr M Hadi Wawan Guntoro S.STP. MSi. CIP menyampaikan apresiasi kepada Pengprov IPSI Jawa Timur, KONI Jatim, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Kejurprov dinilai menjadi bagian penting dalam pembinaan olahraga prestasi di Jawa Timur.
“Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat juang atlet muda,” demikian disampaikan dalam pembukaan acara.
Pencak silat disebut sebagai warisan budaya bangsa yang sarat nilai luhur, mulai dari kedisiplinan, keberanian, kehormatan hingga persatuan. Karena itu, para atlet diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjaga sportivitas dan akhlak mulia sebagai identitas pesilat Indonesia.
Keikutsertaan atlet dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur menunjukkan pembinaan pencak silat di daerah terus berkembang. Potensi tersebut diyakini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level nasional hingga internasional.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan olahraga melalui kolaborasi bersama KONI, pengurus cabang olahraga, dan berbagai pemangku kepentingan. Dari kejuaraan ini diharapkan muncul bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun kompetisi internasional.
Kepada seluruh atlet, panitia juga berpesan agar bertanding dengan penuh keberanian, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya soal menjadi yang terbaik di arena, tetapi juga kemampuan menjaga kehormatan, sikap rendah hati, dan semangat pengabdian kepada daerah serta bangsa.
“Pesilat sejati bukan hanya menang di gelanggang, tetapi juga menang dalam sikap dan kehormatan,” ujarnya.
Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026 diharapkan berlangsung lancar dan mampu melahirkan prestasi membanggakan bagi Jawa Timur maupun Indonesia. (her)
