More
    BerandaOlahragaFPTI Jatim Berusaha Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Panjat Tebing Kendati Berat

    FPTI Jatim Berusaha Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Panjat Tebing Kendati Berat

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 17 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur mengaku berat mempertahankan gelar juara umum kejuaraan nasional di Jakarta, 18-22 Juni 2026.

    Hal ini tak lepas dari komposisi atlet yang diberangkatkan mengikuti ajang tahunan ini menyusut. Sebab kejuaraan nasional (Kejurnas) tahun ini hanya melombakan under (U-17 dan U-19). Secara otomatis medali yang diperebutkan juga berkurang.

    Ketua Harian FPTI Jawa Timur, Dhanu Iswara tidak menampik peluang merebut gelar juara umum Kejurnas panjat tebing masih terbuka. Namun probabilitasnya jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    “Tahun ini tingkat persaingannya menyusut tinggal dua daerah, DKI Jakarta dan Kalimantan Selatan,” kata Dhanu, dihubungi, Minggu 17 Mei 2026.

    Ia menjelaskan DKI Jakarta di U-19 cukup merata baik putra-maupun putri di tiga kategori, lead, speed world record, maupun boulder. Sedangkan Kalimantan Selatan, tangguh di U-17, terutama untuk sektor putri.

    Meski peluang merebut gelar juara umum berat, bukan berarti tidak ada peluang. “Kalau merebut emas di beberapa kategori masih terbuka, yang berat itu mempertahankan gelar juara umum,” ujar pria kelahiran Surabaya ini.

    Dhanu mengakui persoalan ini tak lepas dari dua faktor. Pertama disebabkan jumlah emas yang berkurang. Tahun ini Kejurnas panjat tebing hanya memperebutkan 12 emas dari tiga kategori. Selain itu, pantauan kejuaraan tingkat nasional dalam setahun terakhir menempatkan Kalimantan Selatan dan DKI Jakarta di urutan teratas.

    Berbeda dengan Kejurnas panjat tebing tahun sebelumnya, tahun ini hanya melombakan U-19 dan U-17. Jumlah ini menyusut dari tahun lalu yang masih masih melombakan U-15, tan tahun ini dihapus. Sedangkan Kejurnas panjat tebing sebelum tahun 2025, kelompok umur yang dilombakan cukup banyak.

    FPTI Jawa Timur nyaris tidak pernah terputus menjadi juara umum Kejurnas panjat tebing kelompok umur sejak 2010. Gelar sempat terbang ke Bali, pada tahun 2014, namun setelah itu gelar juara umum selalu mampir ke Jawa Timur.

    Sebagai catatan, FPTI Jawa Timur telah memanggil 19 atlet hasil kejuaraan provinsi (Kejurprov) panjat tebing di Surabaya, 8-10 Mei 2026. Jumlah ini terdiri atas sembilan atlet U-19, yang masing-masing lima atlet putra dan empat putri. Sedangkan untuk U-17 terdapat sepuluh atlet dari lima putra dan lima putri.

    Sementara itu, FPTI Kabupaten Malang menjadi yang terbaik pada Kejurprov panjat tebin dengan merebut tujuh emas, satu perak, dan satu perungu. FPTI Surabaya menyusul di urutan kedua dengan enam emas, 14 perak, dan sembilan perunggu.

    Di tiga besar, Kota Probolinggo menggaet lima emas, tiga perak, dan dua perunggu, di susul Gresik dengan empat emas, lima perak, dan tiga perunggu. Sedangkan Kota Malang melengkapi lima besar dengan empat emas dan lima perunggu.

    “Kami memanggil peringkat satu dan dua dari kategori lead, boulder, dan speed world record hasil kejurprov. Nomor yang dilombakan sesuai dengan Kejurnas panjat tebing, dan hanya melombakan nomor perorangan,” lanjut Dhanu memungkasi.(her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru