More
    BerandaUncategorizedKawal Arsip Kartolo, UNAIR Raih Penghargaan Nasional ANRI

    Kawal Arsip Kartolo, UNAIR Raih Penghargaan Nasional ANRI

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 27 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil menerima penghargaan sebagai Simpul Jaringan Terbaik Nasional Kategori Perguruan Tinggi Tahun 2026 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Pencapaian prestisius di tingkat nasional ini didukung oleh kontribusi nyata Dr Samidi SS MHum yang terlibat selaku dosen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR sekaligus tenaga ahli dalam penyusunan dokumen kearsipan daerah.

    Secara berkelanjutan, keterlibatan akademisi FIB UNAIR sukses membersamai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) untuk menyusun naskah pertanggungjawaban akademis agar lolos kurasi Memori Kolektif Bangsa (MKB) oleh ANRI selama dua tahun berturut-turut. Kerja sama strategis tersebut berhasil mengamankan status Arsip Makam Eropa Peneleh pada tahun 2025, yang kemudian disusul oleh Arsip Kiprah Kartolo pada tahun 2026.

    Penyelamatan Manuskrip Unik Maestro Ludruk

    Pendaftaran instrumen MKB sendiri dapat diajukan oleh lembaga maupun perorangan melalui sistem penilaian ketat ANRI. Pada tahun 2026, Dispusip Pemkot Surabaya bersama tim ahli UNAIR mengajukan kumpulan naskah autentik tulisan tangan milik seniman ludruk legendaris, Cak Kartolo. Urgensi penyelamatan arsip ini didasarkan pada aspek kelangkaan dan otentisitas data di lapangan.

    “Dasar pengajuannya adalah manuskrip, dan kebetulan yang memiliki arsip tulisan tangan sekaya ini hanya Cak Kartolo, sementara seniman ludruk lainnya tidak ada yang mendokumentasikannya secara mandiri. Bagi UNAIR, predikat Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2026 merupakan bentuk pengakuan penting dari lembaga negara yang punya kewenangan tertinggi di bidang kearsipan kpd perguruan tinggi,” jelasnya.

    Cak Kartolo secara tekun menorehkan gagasan kreatifnya dalam 14 jilid buku besar folio berisi manuskrip cerita, tema lakon, catatan pementasan, hingga syair kidungan jula-juli. Rekam jejak beliau sebagai tokoh pembaru kesenian banyolan ludruk juga semakin kuat berkat penetapan Maestro Kesenian Ludruk oleh Kemendikbud Ristek pada 2024 serta berbagai penghargaan dari FIB UB (2022), LKBN Antara (2023), Pemprov Jatim (2023), dan Radar Surabaya Award (2025).

    Analisis Signifikansi Objektif

    Dalam proses penyusunan dua arsip besar yang berbeda karakteristik, tantangan utama di lapangan bagi tim ahli sejarah bukan terletak pada kendala teknis fisik, melainkan pada beban pembuktian nilai akademis dari objek sejarah kolonial maupun sejarah lisan yang diajukan. Peneliti dituntut untuk jeli menghubungkan dokumen masa lalu dengan dampaknya terhadap pembentukan identitas dan memori kolektif masyarakat modern saat ini.

    “Secara teknis lapangan tidak ada kendala berarti. Hal utama yang menjadi fokus adalah bagaimana kita mampu menguraikan keunikan arsip serta membuktikan apakah dokumen yang diajukan memiliki signifikansi sejarah yang kuat atau tidak untuk memori publik nasional,” ungkapnya. Melalui pembuktian ilmiah yang terukur tersebut, arsip yang diselamatkan tidak hanya menjadi tumpukan berkas statis, melainkan menjadi rujukan informasi yang valid bagi pemenuhan literasi sejarah generasi mendatang. Dengan komitmen jangka panjang ini, kompetensi riset, hilirisasi ilmu sejarah, serta tata kelola kearsipan yang dimiliki UNAIR diharapkan terus berada di standar tertinggi sekaligus menjadi motor penggerak utama dalam penyelamatan memori sejarah Indonesia.(rin)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru