More
    BerandaEkonomiAwal Manis Persebaya di Piala Presiden 2026, Persija Dipaksa Pulang Tanpa Poin

    Awal Manis Persebaya di Piala Presiden 2026, Persija Dipaksa Pulang Tanpa Poin

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya, 27 Juli 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Persebaya Surabaya membuka kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan hasil manis. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (26/7), Bajul Ijo menaklukkan Persija Jakarta 1-0 lewat gol bunuh diri bek Macan Kemayoran, Radovan Pankov.

    Kemenangan itu membawa Persebaya mengoleksi tiga poin dan langsung menempel ketat Port FC di klasemen sementara Grup B. Meski sama-sama mengemas tiga poin, Green Force masih berada di posisi kedua karena kalah selisih gol dari wakil Thailand tersebut.

    Laga berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Persebaya yang tampil di hadapan publik sendiri langsung mengambil inisiatif menyerang. Sejumlah peluang berhasil diciptakan anak asuh Bernardo Tavares, namun disiplin lini belakang Persija membuat skor tetap imbang sepanjang babak pertama.

    Persija juga sempat mengancam. Bahkan Denis Kolincer sempat menjebol gawang Persebaya melalui sundulan. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena lebih dulu terjadi posisi offside.

    Kebuntuan baru pecah pada menit ke-63. Berawal dari upaya Radovan Pankov mengembalikan bola kepada kiper Aqil Savik, bola justru meluncur ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu menjadi satu-satunya gol yang tercipta hingga pertandingan usai.

    Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Menurut dia, duel melawan Persija terasa seperti pertandingan kompetisi meski hanya berstatus turnamen pramusim.

    “Pertandingan yang sangat mengesankan untuk ukuran pramusim. Saya terkejut dengan intensitasnya,” ujar Tavares seusai laga.

    Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan tingginya intensitas pertandingan membuatnya mengubah rencana rotasi pemain. Ia memilih mempertahankan komposisi yang ada demi menjaga ritme permainan.

    “Saya tidak bisa memasukkan pemain-pemain yang sudah saya perkirakan sebelumnya. Tapi bagaimanapun, saya pikir tim kami melakukan pekerjaan dengan baik,” katanya.

    Bek Persebaya Risto Mitrevski mengingatkan rekan-rekannya agar tidak cepat puas. Menurutnya, kemenangan atas Persija baru menjadi modal awal menyambut musim kompetisi.

    “Ini baru awal musim baru yang dimulai beberapa minggu lalu dan ini adalah pertandingan kedua melawan tim besar,” ucap pemain asal Makedonia Utara tersebut.

    Risto menilai kemenangan diraih berkat kekompakan tim dalam menghadapi Persija yang dihuni banyak pemain berkualitas.

    “Mereka memiliki skuad yang sangat bagus, tetapi kami bermain sebagai sebuah tim, kompak, dan berusaha memaksimalkan kemampuan setiap pemain,” imbuhnya.

    Di kubu lawan, pelatih Persija Shin Tae Yong tak menampik timnya masih dalam proses pembentukan. Persiapan yang singkat membuat kondisi fisik para pemain belum mencapai level ideal.

    “Persiapan kami sangat pendek, jadi pemain sangat kelelahan. Tapi mereka sudah berusaha semaksimal mungkin,” ujar mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

    Pernyataan serupa disampaikan Rio Fahmi. Bek Persija itu mengakui timnya belum memiliki waktu cukup untuk mematangkan persiapan, termasuk dari sisi fisik.

    “Kami baru latihan sekitar satu sampai dua minggu. Persiapan fisik pun belum sampai ke tahap yang seharusnya,” kata Rio.

    Meski demikian, kemenangan atas Persija menjadi bekal berharga bagi Persebaya untuk menatap laga berikutnya sekaligus menjaga peluang lolos dari fase grup Piala Presiden 2026.(why)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru