More
    BerandaUncategorizedInovasi Generasi Muda jadi Kunci Transformasi Energi dan Transportasi Berkelanjutan

    Inovasi Generasi Muda jadi Kunci Transformasi Energi dan Transportasi Berkelanjutan

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 3 Juni 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Direktorat Airlangga Global Engagement (AGE) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyelenggarakan Preliminary Discussion D-8 Youth Dialogue bertema “Navigating Uncertainty, Building Resilience”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (3/6/2026) di Hall Majapahit, Gedung ASEEC lantai lima, Kampus Dharmawangsa-B UNAIR.

    Dosen Teknik Elektro Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) UNAIR, Dr Yoga Uta Nugraha ST MT hadir dalam sesi panel bertajuk Energy Resilience in Uncertain Times. Forum tersebut membahas tantangan transisi energi serta peluang kolaborasi negara-negara D-8 dalam menghadapi ketidakpastian global.

    Transisi Energi dan Tantangan Transportasi

    Dosen yang akrab disapa Uta itu menyoroti tingginya kebutuhan energi sektor transportasi di Indonesia yang masih bergantung pada kendaraan berbahan bakar fosil. Ia menilai kondisi tersebut turut memicu peningkatan polusi udara di berbagai kota besar.

    “Indonesia memiliki kebutuhan transportasi yang sangat besar. Kita perlu mengurangi polusi dari kendaraan lama yang masih mendominasi jalanan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa konversi kendaraan menjadi langkah krusial untuk menekan emisi. Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan penggantian mesin, tetapi juga perubahan ekosistem energi. Termasuk kesiapan baterai dan infrastruktur pendukung. Ia mengibaratkan proses tersebut seperti mengganti sumber energi utama kendaraan dari bahan bakar fosil menjadi listrik.

    Uta juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarnegara dalam pengembangan teknologi energi bersih. Ia menilai negara-negara berkembang seperti Indonesia perlu aktif berbagi pengalaman dan teknologi melalui forum internasional seperti D-8.

    Kolaborasi dan Peran Generasi Muda

    Lebih lanjut, Uta juga mendorong peningkatan aktivitas riset dan kolaborasi akademik lintas negara untuk menjawab tantangan energi global. Ia menyebut, perbedaan karakteristik setiap negara membuka peluang lahirnya inovasi yang lebih beragam.

    Generasi muda, ucapnya, memegang peran penting dalam menciptakan inovasi energi berkelanjutan. Ia menekankan bahwa ide-ide baru sering lahir dari pola pikir terbuka dan keberanian untuk bereksperimen. “Setiap inovasi membawa dampak. Kita perlu lebih banyak diskusi, riset, dan kolaborasi agar solusi energi bisa semakin efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.

    Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi hijau secara bertahap dan realistis, termasuk evaluasi kesesuaian teknologi dengan kondisi lapangan. “Energi menjadi pilar penting bagi masa depan D-8. Dengan 17.000 pulau di Indonesia, kita membutuhkan satu visi energi bersama yang berkelanjutan,” pungkasnya.(rin)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru