Surabaya 24 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya terus berjalan lancar. Hingga hari ke-23 pelaksanaan debarkasi, Selasa (23/6/2026) pukul 16.00 WIB, sebanyak 86 kloter telah tiba di Tanah Air dengan total 32.563 jemaah dan petugas atau 74 persen dari keseluruhan rencana kedatangan sebanyak 44.000 orang.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan bahwa dari total kedatangan tersebut terdiri atas 31.986 jemaah, 124 PHD dan 110 PIH KBIHU. Selain itu, sebanyak 343 petugas kloter juga telah kembali melalui Debarkasi Surabaya.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji hingga hari ke-23 berjalan dengan baik dan lancar. Sampai dengan Kloter 86, sebanyak 32.563 jemaah dan petugas telah tiba di Debarkasi Surabaya atau mencapai 74 persen dari total rencana kedatangan,” ujar Mohammad As’adul Anam.
Data PPIH Debarkasi Surabaya mencatat, dari total jemaah yang telah tiba, sebanyak 14.754 merupakan jemaah laki-laki dan 17.232 jemaah perempuan. Sementara itu, masih terdapat 11.437 jemaah dan petugas yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada kloter-kloter berikutnya.
Dalam aspek ketepatan waktu penerbangan, sebanyak 65 kloter tiba tepat waktu, 11 kloter lebih cepat dari jadwal, dan 10 kloter mengalami keterlambatan.

Anam menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 229 mutasi keluar yang terdiri atas 43 jemaah wafat di Arab Saudi, 32 jemaah sakit yang masih dirawat di Arab Saudi, 10 jemaah tunda pulang, 7 jemaah pulang mandiri, 60 jemaah pindah kloter, 77 seat kosong, dan 135 open seat.
“PPIH terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi maupun yang mengalami perubahan manifest penerbangan. Kami berupaya memastikan seluruh proses pemulangan dapat berjalan sesuai prosedur dan memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” katanya.
Selain itu, tercatat sebanyak 94 mutasi masuk yang seluruhnya merupakan jemaah yang telah kembali melalui kloter berbeda sesuai penyesuaian jadwal dan kondisi masing-masing.
Hingga hari ke-23, terdapat 16 jemaah yang masih berada di Arab Saudi karena menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur dengan beragam kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lanjutan.
Sementara itu, data PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat enam jemaah wafat dalam proses pemulangan, terdiri atas satu jemaah wafat di pesawat dan lima jemaah wafat di Debarkasi Surabaya setelah mendapatkan perawatan medis.
“Kami turut mendoakan seluruh jemaah yang masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Kepada jemaah yang wafat, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta mendoakan agar seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT,” tutur Anam.
PPIH Debarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan optimal hingga seluruh rangkaian operasional pemulangan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M selesai dilaksanakan.(her)
