More
    BerandaUncategorizedPemkab Lumajang dan Kodim 0821 Perkuat Sinergi TMMD ke-129 untuk Percepat Pembangunan...

    Pemkab Lumajang dan Kodim 0821 Perkuat Sinergi TMMD ke-129 untuk Percepat Pembangunan Desa

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang 8 Juli 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Kodim 0821/Lumajang terus dilakukan guna mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026. Salah satu sasaran utama program tersebut adalah pembangunan jalan rabat beton di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri Paparan Komandan Distrik Militer (Dandim) Pelaksana TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Ruang Hening Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya itu menjadi bagian dari proses pemantapan pelaksanaan TMMD agar seluruh sasaran fisik maupun nonfisik berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

    Bupati yang akrab disapa Bunda Indah tersebut menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD sebagai salah satu instrumen percepatan pembangunan desa.

    “TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memberikan dukungan penuh agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan percepatan pembangunan,” ujarnya.

    Di Kabupaten Lumajang, pelaksanaan Pra-TMMD telah dimulai sejak 29 Juni 2026 di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung. Program ini mengerjakan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 840 meter dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 20 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat, mempercepat mobilitas warga, serta mendukung distribusi hasil pertanian sebagai sektor unggulan desa.

    Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan wawasan kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.

    Menurut Bunda Indah, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari terselesaikannya pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan.

    “Pembangunan akan memberikan hasil terbaik ketika pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat berjalan bersama. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita untuk mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

    Sementara itu, Komandan Kodim 0821/Lumajang, Anton Subhandi, menyampaikan bahwa TMMD merupakan program lintas sektor yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi media untuk mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui semangat kebersamaan, kepedulian, serta gotong royong.

    Melalui sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kodim 0821/Lumajang, Polri, dan masyarakat, pelaksanaan TMMD ke-129 diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan desa yang maju, tangguh, dan berdaya saing. (MC Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru