More
    BerandaPendidikanFKH dan FK UNAIR Bersinergi dalam Skrining Status Gizi Ratusan Siswa pada...

    FKH dan FK UNAIR Bersinergi dalam Skrining Status Gizi Ratusan Siswa pada Delapan SD di Bojonegoro

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 7 Juli 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Program pengabdian masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat. Kali ini, dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) bersama Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR melaksanakan skrining status gizi bagi siswa sekolah dasar di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan yang melibatkan delapan sekolah dasar itu mencakup pengukuran antropometri, analisis status gizi, hingga pemberian protein hewani berupa susu, telur, dan biskuit sebagai upaya mendukung pencegahan stunting sejak dini.

    Sebanyak 80 siswa mengikuti kegiatan pada hari pertama, yang terdiri atas 40 siswa kelas III–IV dan 40 siswa kelas V–VI dari delapan sekolah, yakni SDN Banjarejo II, SDN Pacul III, SDN Mayangrejo, SDN Pungpungan, SDN Talok, SDN Bakalan II, SDN Bendo, dan SDN Sambiroto. Selain memperoleh pemeriksaan tinggi dan berat badan sebagai dasar penentuan status gizi, para siswa juga tampak antusias mengikuti rangkaian edukasi mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi dan penerapan pola hidup sehat.

    Kolaborasi Keilmuan Hadirkan Pengabdian yang Berdampak

    Penanggung Jawab Kegiatan Pengabdian Masyarakat, Prof Dr Widjiati drh MSi, menjelaskan bahwa skrining status gizi tersebut merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat berkelanjutan yang telah dilaksanakan UNAIR sepanjang tahun. Sebelumnya, tim telah menginisiasi program peternakan bebek petelur di Desa Palembon pada Januari, kemudian melanjutkan bimbingan teknis pengelolaan hasil ternak pada Mei. Program skrining stunting dan pemberian protein hewani menjadi tahapan berikutnya sebagai implementasi nyata hasil kolaborasi lintas disiplin.

    “Kegiatan ini merupakan rangkaian pengabdian masyarakat yang berdampak dan berkelanjutan. Setelah program peternakan bebek petelur dan bimbingan teknis pengelolaan hasil ternak, kali ini kami melaksanakan skrining stunting serta pemberian protein hewani bergizi kepada siswa. Program ini menjadi implementasi kolaborasi FKH dan FK UNAIR untuk terjun langsung ke masyarakat dan memberikan dampak sesuai keilmuan yang kami miliki,” jelas Prof Widjiati.

    Edukasi Gizi Sejak Dini Jadi Bekal Generasi Sehat

    Kepala Sekolah SDN Mayangrejo, Gito SPd, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan pengabdian masyarakat UNAIR. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan bergizi dan lingkungan yang sehat.

    “Alhamdulillah saya selaku kepala sekolah mengapresiasi kedatangan tim UNAIR karena SDN Mayangrejo terpilih sebagai lokasi kegiatan ini. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini anak-anak dapat mengetahui pentingnya pola hidup sehat, menjaga lingkungan, serta memahami menu makanan bergizi. Ke depan kami berharap akan semakin banyak penyuluhan dan sosialisasi seperti ini karena pengetahuan mengenai gizi masih perlu diperkuat di kalangan anak-anak,” ujarnya.

    Melalui sinergi lintas fakultas bersama pemerintah daerah, UNAIR terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Tidak hanya melakukan skrining untuk memetakan kondisi gizi anak, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar siswa, sekolah, dan keluarga semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai fondasi tumbuh kembang generasi yang sehat dan berkualitas.(naf)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru