Surabaya, 1 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Strategi Komunikasi Publik Berbasis Dampak yang dikembangkan dan diterapkan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Direktorat Humas, Informasi Publik, dan Protokoler mendapat rekognisi di tingkat nasional. Pendekatan yang menempatkan kebutuhan dan manfaat publik sebagai tumpuan komunikasi tersebut mengantarkan Unesa meraih posisi Top-3 Media Relations Awards (MRA) 2026 kategori Press Release Terbaik yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Indonesia.
Kompetisi dalam rangka HUT ke-80 SPS bertajuk “Pers Bermartabat, Informasi Berdaulat” itu diikuti ratusan peserta dari unsur instansi, perusahaan, lembaga, dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Proses penilaian berlangsung sejak Juni hingga Juli 2026 melalui tahap seleksi administrasi, penilaian dokumen, strategi media relations, kualitas siaran pers, hingga dampak komunikasi yang dihasilkan.
Penjurian dilakukan tim juri independen dari kalangan profesional yang terdiri dari Wakil Pemimpin Umum Kompas, Tri Agung Kristanto; Ketua Indonesia ESG Professional Associations (IEPA), Herry Ginanjar; Pimpinan Redaksi SINDOnews, Pung Purwanto; dan Direktur FleishmanHillard Indonesia, Muhammad Zulkifli.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum SPS, Januar Primadi Ruswita kepada Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Unesa, Dwi Cahyo Kartiko, yang didampingi Direktur Humas, Informasi Publik, dan Protokoler Unesa, Vinda Maya Setianingrum dan tim di Hall Dewan Pers, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko menjelaskan bahwa perubahan mendasar yang dilakukan Unesa adalah menggeser paradigma komunikasi publik kehumasan dan pengelolaan siaran pers dari sekadar memberitakan kegiatan atau program kampus menjadi sajian pemberitaan yang relevan dengan kebutuhan informasi publik berbasis dampak. Selain itu, juga untuk terus membangun hubungan baik dengan insan media atau pers.
“Melalui model komunikasi publik berbasis dampak, kami berupaya mengelola narasi kampus menjadi informasi praktis yang relevan bagi mitra dan publik. Pusat ceritanya bergeser dari penjelasan tentang kegiatan atau program ke penekanan manfaat informasi yang dirasakan mitra dan masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut terasa bermakna, sebab merupakan kali pertama Unesa mengikuti Media Relations Awards yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers. Kampus ‘Rumah Para Juara’ harus bersaing ketat dengan ratusan institusi, perusahaan swasta, BUMN, hingga perguruan tinggi papan atas se-Indonesia.
“Capaian ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus memperkuat peran dan fungsi kehumasan hingga tingkat fakultas dan program studi, guna menghadirkan komunikasi publik yang profesional, kredibel, dan berdampak,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Humas, Informasi Publik, dan Protokoler Unesa, Vinda Maya Setianingrum menambahkan seluruh strategi komunikasi publik di lingkungan Unesa bermuara pada penguatan ekosistem komunikasi yang sehat dan relevan dengan kebutuhan mitra dan publik.
“Tujuan siaran pers yang kami kelola bukan sebatas mengejar angka publikasi. Siaran pers adalah jembatan, sementara angka publikasi media luar hanyalah tujuan antara. Tujuan sesungguhnya yang terus kami upayakan adalah penguatan kepercayaan publik, terjalinnya hubungan baik dengan media dan mitra, terbukanya kolaborasi, serta menghadirkan manfaat,” paparnya.
Ketua Umum SPS Indonesia, Januar Primadi Ruswita dalam sambutannya mengapresiasi berbagai institusi yang berhasil menunjukkan praktik media relations secara profesional melalui strategi komunikasi yang mampu menjaga kredibilitas informasi sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi yang diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya praktik komunikasi publik yang semakin berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan di masing-masing instansi atau lembaga. Selamat kepada para pemenang,” ucapnya. (her)
