More
    BerandaUncategorizedDua Helikopter BPBD Jatim Dikerahkan Water Bombing Kebakaran Hutan TNBTS Lumajang

    Dua Helikopter BPBD Jatim Dikerahkan Water Bombing Kebakaran Hutan TNBTS Lumajang

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang, 29 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, masih dalam penanganan. Untuk memperkuat upaya pemadaman, dua helikopter bantuan BPBD Jawa Timur dikerahkan melakukan water bombing ke sejumlah titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat, Jumat (28/8/2026) sore.

    Dua helikopter tersebut diarahkan ke kawasan Blok Ayak-Ayak dan Bangunan Cilik, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro. Pemadaman dari udara dilakukan bersamaan dengan penanganan oleh petugas di lapangan.

    Kepala Seksi PTN Wilayah III TNBTS, Agus Kusuma Negara, mengatakan terdapat dua lanskap yang mengalami kebakaran secara masif di sejumlah titik. Kondisi medan menjadi salah satu pertimbangan penggunaan dukungan pemadaman dari udara.

    “Jadi, kita petakan ada dua landscape yang terbakar secara masif di beberapa titik. Yang satu berada di Ayak-Ayak, kedua ada di Bangunan Cilik. Upaya yang dilakukan, kita berkolaborasi dengan mitra kita, juga ada bantuan water bombing dari provinsi,” ujarnya.

    Pemadaman melalui udara menjadi pelengkap penanganan di darat. Petugas tetap melakukan pemadaman manual, termasuk membuat sekat api dan menggunakan peralatan yang tersedia untuk mengendalikan titik-titik kebakaran yang dapat dijangkau.

    Langkah tersebut penting karena karakter kawasan yang berbukit dan terdapat titik api di lokasi sulit dijangkau membuat penanganan membutuhkan kombinasi metode. Pemadaman udara diharapkan dapat membantu menjangkau area yang tidak mudah diakses personel.

    Masyarakat perlu memahami bahwa kebakaran masih dalam proses penanganan sehingga kondisi kawasan belum sepenuhnya aman. Aktivitas di area terdampak perlu mengikuti arahan petugas dan pengelola kawasan.

    Terlebih, sebelumnya aktivitas pendakian Gunung Semeru telah ditutup sementara sebagai langkah keselamatan sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan penanganan kebakaran.

    Berdasarkan data sementara petugas TNBTS, kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 160 hektare, dengan vegetasi kering menjadi salah satu material yang terbakar.

    Penanganan melibatkan petugas TNBTS, BPBD Lumajang, masyarakat, serta dukungan BPBD Jawa Timur melalui pengerahan helikopter water bombing. Kolaborasi dilakukan agar pemadaman dari udara dan darat dapat berjalan secara terpadu.

    Selain memadamkan api, petugas juga perlu memastikan titik-titik yang telah ditangani tidak kembali menyala. Karena itu, pemantauan dan penanganan lanjutan menjadi bagian penting dalam proses pengendalian kebakaran.

    Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak memasuki kawasan yang sedang ditangani tanpa izin atau arahan petugas. Mengikuti informasi resmi pengelola kawasan juga penting agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan situasi sekaligus menghindari area yang masih memiliki risiko.

    Dengan dukungan pemadaman udara, penanganan manual di lapangan, dan koordinasi lintas sektor, upaya pengendalian karhutla terus dilakukan.

    Prioritasnya bukan hanya menghentikan penyebaran api, tetapi juga memastikan kawasan dan masyarakat tetap berada dalam kondisi aman selama proses penanganan berlangsung. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru