More
    BerandaTeknologiMahasiswa Unesa Hadirkan Media Edukasi Zero Waste Berbasis Cerita, Game, dan Teknologi...

    Mahasiswa Unesa Hadirkan Media Edukasi Zero Waste Berbasis Cerita, Game, dan Teknologi Digital

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya, 15 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Persoalan sampah yang terus menjadi tantangan lingkungan membutuhkan upaya edukasi sejak usia dini agar kebiasaan menjaga bumi dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Melihat pentingnya pendekatan pembelajaran yang dekat dengan dunia anak, Tabitha Ayu Putri Ning Bestari, mahasiswa D4 Desain Grafis Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menghadirkan buku ilustrasi interaktif “Zuan dan Wony: Petualangan 5R” sebagai media pengenalan gaya hidup zero waste bagi siswa sekolah dasar.

    Karya tersebut dikembangkan sebagai proyek tugas akhir sekaligus media edukasi lingkungan dalam program SIER Mengajar 1. Melalui program tersebut, Tabitha merancang buku ilustrasi interaktif yang memadukan cerita visual, aktivitas fisik, dan teknologi digital untuk mengenalkan konsep pengelolaan sampah kepada anak-anak dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami.

    Tabitha menjelaskan, gagasan pembuatan buku “Zuan dan Wony: Petualangan 5R” berangkat dari kebutuhan menghadirkan media pembelajaran lingkungan yang sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar. Menurutnya, isu ekologi sering kali memiliki konsep yang kompleks sehingga membutuhkan penyampaian kreatif agar lebih mudah diterima oleh anak.

    “Desain grafis memiliki kekuatan luar biasa untuk menyederhanakan isu ekologi yang kompleks menjadi petualangan visual yang taktil dan mudah dipahami oleh kognisi anak-anak,” ujar Tabitha.

    Melalui karakter Zuan dan Wony, anak-anak diajak mengikuti perjalanan edukatif untuk memahami konsep 5R, yaitu Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, dan Rot. Kelima konsep tersebut dikemas dalam alur cerita yang interaktif sehingga pembelajaran mengenai pengurangan sampah terasa lebih dekat dengan pengalaman anak.

    Buku tersebut dirancang dengan menggabungkan pengalaman membaca secara konvensional dan interaksi digital. Setiap halaman menghadirkan elemen visual yang dapat disentuh melalui fitur buka-tutup, sementara QR Code yang tersedia di dalam buku mengarahkan pengguna menuju konten digital berupa permainan edukatif.

    Mahasiswa Unesa Hadirkan Media Edukasi Zero Waste Berbasis Cerita, Game, dan Teknologi Digital

    Pendekatan tersebut membuat proses belajar menjadi lebih variatif. Anak-anak dapat membaca cerita, melakukan aktivitas langsung, serta mengeksplorasi materi tambahan melalui perangkat digital. Metode ini membantu memperkuat pemahaman mengenai pentingnya memilah, mengurangi, dan memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan.

    Selain buku ilustrasi, Tabitha turut mengembangkan berbagai media pendukung untuk memperluas kampanye edukasi lingkungan. Media tersebut meliputi video animasi motion graphic, pemetaan konten media sosial, hingga produk turunan seperti tas bekal dan perangkat berkebun.

    Beragam media pendukung tersebut dirancang agar pesan zero waste dapat diterapkan melalui aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan anak. Melalui pendekatan ini, edukasi lingkungan memiliki ruang yang lebih luas untuk membangun kebiasaan positif sejak sekolah dasar. Melalui inovasi ini, Tabitha berharap anak-anak dapat mengenal gaya hidup ramah lingkungan sejak dini dan menerapkannya dalam keseharian. Karya ini menjadi bukti bahwa desain dapat berfungsi sebagai sarana edukasi yang mendorong perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih berkelanjutan.(sar)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru