Bone, 29 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Upaya memperkuat produksi tebu nasional terus dilakukan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), termasuk melalui pengembangan wilayah Indonesia Timur. Salah satunya ditandai dengan pelaksanaan Tanam Perdana Program Perluasan Areal Tebu di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bone bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bone serta Direktur Utama PT SGN Mahmudi. Tanam perdana ini menjadi bagian dari langkah strategis SGN dalam memperluas areal pertanaman tebu, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat ketersediaan bahan baku untuk mendukung produksi gula nasional.
Direktur Utama PT SGN Mahmudi mengatakan, wilayah Indonesia Timur memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sentra pertumbuhan tebu nasional. Menurutnya, ketersediaan lahan, dukungan pemerintah daerah, serta keberadaan pabrik gula menjadi modal penting dalam pengembangan ekosistem pergulaan di kawasan tersebut.
“Kami melihat potensi yang sangat besar di wilayah Indonesia Timur untuk pengembangan tebu. Melalui perluasan areal ini, kami ingin membangun ekosistem pergulaan yang semakin kuat, mulai dari lahan, petani, hingga pengolahan di pabrik gula,” ujar Mahmudi.
Mahmudi menambahkan, SGN akan terus memperkuat pendampingan kepada petani serta mendorong penerapan budidaya yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas tebu.
“Yang kita bangun bukan hanya perluasan lahan, tetapi juga peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar program ini memberikan dampak nyata,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bone menyambut baik pelaksanaan Program Perluasan Areal Tebu di wilayahnya. Menurutnya, pengembangan tebu memiliki prospek besar bagi perekonomian daerah, terlebih Bone telah memiliki dukungan infrastruktur industri gula melalui keberadaan dua pabrik gula milik PT SGN.
“Program ini sangat kami dukung. Bone memiliki potensi yang besar untuk pengembangan tebu, terlebih di sini terdapat dua pabrik gula milik PT SGN. Ini menjadi peluang untuk mengembangkan kawasan tebu sekaligus membuka lapangan ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Bupati Bone.
Bupati Bone menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bone siap memperkuat sinergi dengan SGN dalam mendukung pengembangan areal tebu dan kemitraan dengan petani.
“Kami berharap perluasan areal ini dapat berjalan berkelanjutan. Pemerintah daerah siap bersinergi agar potensi tebu di Bone dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Program perluasan areal tebu di Bone menjadi bagian dari langkah SGN memperkuat basis produksi gula di wilayah Indonesia Timur. Dengan dukungan pemerintah daerah, petani, dan keberadaan pabrik gula, pengembangan kawasan tebu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap kebutuhan gula nasional.
Melalui program tersebut, SGN terus mendorong perluasan basis bahan baku dan penguatan kemitraan dengan petani sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya swasembada gula nasional.(myo)
