Kediri, 24 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Berjalannya musim giling di Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo, Kediri, membawa kabar positif bagi petani tebu di wilayah sekitar. Proses penerimaan dan pengolahan tebu yang terus berjalan memberikan kepastian bagi petani untuk menyalurkan hasil panen sekaligus menjaga kelancaran rantai produksi gula.
PG Ngadiredjo merupakan salah satu unit produksi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang memiliki peran penting dalam menyerap tebu petani dan mendukung keberlangsungan produksi gula nasional. Sepanjang musim giling 2026, aktivitas penerimaan hingga pengolahan tebu terus berlangsung dengan dukungan pasokan dari wilayah kerja PG Ngadiredjo.
Bagi petani, kepastian penyerapan menjadi salah satu faktor penting ketika memasuki masa panen. Tebu yang telah mencapai masa tebang perlu segera dikirim ke pabrik agar dapat diolah secara optimal dan memberikan hasil bagi petani.
Salah seorang petani tebu, Isma’il, mengaku lega karena tebu yang telah memasuki masa panen dapat terserap dan digiling di PG Ngadiredjo.
“Kami sebagai petani tentu merasa lega ketika tebu yang sudah siap panen bisa terserap dan digiling. Dengan adanya kepastian penyerapan seperti ini, kami lebih tenang dalam menjalankan proses panen dan mengirimkan tebu ke pabrik. Harapannya, kerja sama antara petani dan PG Ngadiredjo bisa terus berjalan dengan baik dan semakin mendukung petani tebu,” ujar Isma’il, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, kelancaran penyerapan memberikan kepastian bagi petani dalam menjalankan kegiatan panen dan mengirimkan tebu ke pabrik. Kondisi tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan kerja sama antara petani dan pabrik gula.
Penyerapan tebu petani merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan ekosistem industri gula, mulai dari budidaya di tingkat petani hingga proses pengolahan di pabrik. Kelancaran musim giling di PG Ngadiredjo turut memastikan mata rantai tersebut tetap berjalan.
Bagi SGN, keberlangsungan musim giling tidak hanya berkaitan dengan pencapaian produksi gula, tetapi juga dengan pelaksanaan fungsi pabrik dalam menyerap hasil panen petani. Karena itu, perusahaan terus mendorong optimalisasi operasional pabrik sekaligus memperkuat sinergi dengan petani di wilayah kerja.
Melalui PG Ngadiredjo, SGN berkomitmen menjaga penyerapan tebu petani berjalan secara optimal serta mendukung keberlanjutan usaha tani tebu. Kolaborasi antara pabrik dan petani menjadi bagian penting dalam memperkuat industri gula nasional sekaligus mendukung upaya mewujudkan swasembada gula.
Dengan terus berjalannya proses giling dan penyerapan tebu, petani memiliki kepastian dalam menyalurkan hasil panen, sementara pabrik dapat menjaga keberlanjutan proses produksi gula selama musim giling 2026.(myo)
