Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain td-cloud-library dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/u974239021/domains/draftrakyat.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Lanny/Ester Terhenti di Semifinal, Akui Kesulitan Hadapi Permainan Cepat Jepang | Draft Rakyat
More
    BerandaOlahragaLanny/Ester Terhenti di Semifinal, Akui Kesulitan Hadapi Permainan Cepat Jepang

    Lanny/Ester Terhenti di Semifinal, Akui Kesulitan Hadapi Permainan Cepat Jepang

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya, 26 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Langkah Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo harus terhenti di semifinal Polytron Surabaya International Challenge 2026. Ganda putri Indonesia tersebut takluk dari unggulan pertama asal Jepang, Mikoto Aiso/Momoha Niimi, dua game langsung 13-21, 16-21, Sabtu (26/9/2026).

    Lanny/Ester kesulitan mengimbangi permainan cepat yang diperagakan pasangan Jepang sejak gim pertama. Alih-alih mengubah tempo, keduanya justru ikut meladeni permainan cepat lawan hingga beberapa kali kehilangan kendali.

    Lanny mengakui, strategi tersebut menjadi salah satu evaluasi utama dari pertandingan semifinal.

    “Di game pertama mereka polanya cepat, kami malah penasaran untuk terus mengadu permainan cepat sehingga justru keteteran. Seharusnya kami lebih banyak membuka permainan dan tidak terbawa pola mereka,” ujar Lanny.

    Memasuki gim kedua, Lanny/Ester mulai menemukan pola permainan yang lebih sesuai. Namun, konsistensi mereka kembali menurun ketika pertandingan memasuki poin-poin akhir.

    “Di game kedua kami sudah mulai menemukan polanya, tetapi di akhir-akhir kami kurang konsisten,” katanya.

    Menurut Lanny, pengalaman menghadapi pasangan Jepang menjadi pembelajaran penting. Mereka dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai karakter permainan tanpa ikut terbawa pola lawan.

    “Ke depannya kami harus selalu siap dengan berbagai macam pola permainan. Mau sudah masuk delapan besar atau menghadapi lawan dengan pola seperti apa pun, kami harus bisa mengantisipasinya. Kami juga tidak boleh terlalu penasaran untuk mengikuti permainan lawan,” jelasnya.

    Ester menilai pasangan Jepang tampil lebih tangguh, terutama dalam menjaga permainan di momen-momen krusial. Meski sempat menemukan ritme pada gim kedua, beberapa poin penting belum berpihak kepada Lanny/Ester.

    “Mereka lebih tough. Di game kedua sebenarnya kami sudah mulai mendapatkan permainan kami, cuma ada beberapa poin kritis yang kurang menguntungkan kami. Yang paling penting kami kurang konsisten di poin-poin terakhir,” tutur Ester.

    Meski gagal melaju ke final, Ester tetap menilai perjalanan mereka di turnamen Surabaya memberikan pengalaman positif. Dari tiga pertandingan yang telah dijalani, mereka mendapatkan banyak bahan evaluasi untuk menghadapi turnamen berikutnya.

    “Kalau melihat tiga pertandingan yang sudah kami jalani, puji Tuhan sudah cukup baik dan lebih baik. Dari pertandingan ini kami belajar lagi, terutama menghadapi lawan seperti pasangan Jepang yang lebih tough,” katanya.

    Ester menegaskan masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, termasuk kemampuan bermain lebih sabar ketika menghadapi lawan dengan tekanan tinggi.

    “Ke depannya kami harus lebih sabar dan masih banyak yang harus diperbaiki, terutama dari saya sendiri,” pungkas Ester. (her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru