Lumajang, 19 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kualitas akomodasi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan destinasi wisata B-29 di Kabupaten Lumajang. Rencana renovasi homestay di Desa Argosari diarahkan untuk meningkatkan kelayakan fasilitas penginapan sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Galih Permadi, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas homestay merupakan bagian dari upaya mendukung layanan pariwisata. Akomodasi yang layak dan nyaman diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi wisatawan untuk menginap lebih lama dan menikmati potensi wisata di sekitar B-29.
“Peningkatan kualitas homestay diharapkan tidak hanya memperbaiki fasilitas penginapan, tetapi juga mendukung pelayanan wisata secara keseluruhan. Dengan akomodasi yang lebih layak dan nyaman, wisatawan diharapkan semakin tertarik untuk menginap dan menikmati potensi wisata yang ada,” ujar Galih, Minggu (18/10/2026).
Rencana renovasi tersebut diarahkan pada peningkatan kebersihan, kenyamanan, dan kelayakan fasilitas penginapan. Pembenahan fasilitas, termasuk kamar tidur, kamar mandi, sanitasi, dan sarana pendukung lainnya, akan menyesuaikan kebutuhan serta rencana teknis kegiatan.
Terkait jadwal penyelesaian dan waktu pemanfaatan kembali homestay, Galih menyampaikan bahwa pelaksanaannya akan mengikuti jadwal resmi dan perkembangan pekerjaan.
Pengembangan akomodasi ini juga diharapkan mendukung peningkatan length of stay atau lama tinggal wisatawan. Dengan fasilitas penginapan yang memadai, pengunjung berpeluang memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati kawasan B-29 dan destinasi lain di sekitarnya.
“Renovasi diharapkan mendukung peningkatan length of stay atau lama tinggal wisatawan, melalui penyediaan akomodasi yang layak dan nyaman serta integrasi dengan aktivitas wisata lainnya,” katanya.
Selain aspek pelayanan wisata, peningkatan kualitas homestay berpotensi membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Argosari. Aktivitas pariwisata dapat memberikan ruang bagi warga untuk mengembangkan usaha penginapan, kuliner, transportasi, jasa pemandu, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Harapannya, peningkatan kualitas akomodasi ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ketika wisatawan semakin nyaman berkunjung dan menginap, peluang usaha masyarakat juga dapat berkembang seiring dengan aktivitas pariwisata,” ujar Galih.
Agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, pengembangan homestay perlu didukung peningkatan kualitas pelayanan, promosi destinasi, dan keterlibatan pelaku usaha lokal. Keterpaduan aspek tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan wisata berbasis potensi masyarakat.
Dampak renovasi nantinya dapat dievaluasi melalui sejumlah indikator, antara lain tingkat hunian homestay, lama tinggal wisatawan, serta perkembangan aktivitas usaha masyarakat. Indikator tersebut diperlukan untuk melihat sejauh mana peningkatan fasilitas berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata di kawasan B-29.
Melalui rencana renovasi ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap kualitas akomodasi di Desa Argosari semakin memadai dan dapat mendukung pengembangan B-29 sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Lumajang. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)
