More
    BerandaUncategorizedBupati Lumajang Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial

    Bupati Lumajang Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang, 14 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak mahasiswa untuk menjadi generasi yang mampu menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta bijak menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital.

    Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Dialog Kebangsaan bersama Persatuan Mahasiswa Lumajang dengan tema “Merawat Bhinneka Tunggal Ika, Memperkuat Persatuan Bangsa di Tengah Polarisasi Jejak Digital” di Aula BKSDM Kabupaten Lumajang, Kamis (13/8/2026).

    Bupati mengatakan perkembangan digital memberikan ruang luas bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan menyampaikan informasi. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi agar media sosial tidak menjadi ruang penyebaran berita yang tidak bertanggung jawab maupun saling menjatuhkan.

    “Anak-anak Bunda, mari kita persatukan bangsa ini dengan menjauhi berita-berita yang buruk serta saling menjatuhkan satu sama lain di media sosial,” ujarnya.

    Menurutnya, persatuan dan keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Karena itu, mahasiswa sebagai bagian dari generasi penerus memiliki peran penting untuk menghadirkan komunikasi yang sehat serta menyebarkan informasi yang dapat memperkuat kerukunan.

    Bupati juga mengingatkan mahasiswa agar menjauhi narkoba dan minuman keras karena dapat berdampak buruk terhadap masa depan generasi muda.

    “Saya titipkan jauhi narkoba dan jangan menjadi bagian dari orang-orang yang minum minuman keras, karena akan merusak generasi masa depan semua,” ungkapnya.

    Ia berharap mahasiswa dapat menjadi contoh yang baik di lingkungan masyarakat, termasuk dalam menggunakan media sosial. Sikap kritis terhadap informasi perlu disertai tanggung jawab agar setiap jejak digital yang dibuat tidak menimbulkan persoalan bagi diri sendiri maupun orang lain.

    “Sebagai mahasiswa, sebagai anak-anak bangsa dan penerus bangsa, agar bisa menjadi contoh masyarakat dan tetangga untuk memberikan dengan baik dan benar,” ungkapnya.

    Dialog kebangsaan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan mahasiswa Lumajang sekaligus mendorong generasi muda mengambil peran dalam merawat persatuan di tengah keberagaman.

    Melalui penggunaan media sosial yang bijak, penyebaran konten positif, serta penghormatan terhadap perbedaan, mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi yang menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika sekaligus memperkuat kualitas kehidupan bermasyarakat di era digital. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru