Banyuwangi 14 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Seorang perempuan bernama Lita Yulia Saputri (30), warga Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, diduga mengalami kondisi terlantar dan kini tengah dalam proses penanganan oleh pihak terkait.
Informasi yang dihimpun dari Dinas Sosial Kota Palangkaraya menyebutkan, Lita sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus pada 5–21 Januari 2026. Setelah itu, ia mendapatkan layanan di rumah singgah sejak 22 Januari berupa pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan dan sandang.
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Gambiran, Bernard, menegaskan bahwa penanganan kasus seperti ini membutuhkan pendekatan menyeluruh. Tidak hanya bantuan sosial, tetapi juga dukungan dari keluarga sangat diperlukan.
“Perlu keterlibatan semua pihak, terutama keluarga, agar yang bersangkutan bisa mendapatkan perawatan dan kehidupan yang lebih layak,” ujarnya.
TKSK bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) telah melakukan penelusuran dan kunjungan ke keluarga di Banyuwangi. Namun, upaya pemulangan belum membuahkan hasil. Ayah Lita disebut belum bersedia menerima kembali karena persoalan komunikasi yang kurang harmonis, sementara pihak ibu juga terkendala kondisi ekonomi dan status keluarga yang telah berpisah.
Sebagai langkah lanjutan, TKSK dan PSM berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Wringinagung untuk mencari solusi terbaik. Pihak desa juga telah mengajukan dukungan kepada Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi guna membantu membuka komunikasi dengan keluarga, khususnya ayah Lita.
Koordinasi lanjutan akan terus dilakukan bersama pihak kecamatan, pemerintah desa, serta keluarga, agar penanganan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, serta memastikan Lita mendapatkan perlindungan dan perawatan yang layak.(ber)
