Lumajang 22 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Prestasi siswa SMAN 1 Lumajang yang meraih medali emas pada ajang Invention and Innovation Fair 2026 (IIF) kategori Environmental Science dinilai sebagai indikator penting kualitas generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu strategis masa depan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menerima audiensi bersama jajaran sekolah dan siswa di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, keberhasilan di bidang inovasi, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan, menunjukkan bahwa pelajar mampu mengintegrasikan pengetahuan dengan kepekaan terhadap tantangan global.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan yang menjadi bagian penting masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, inovasi di bidang lingkungan menjadi relevan karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan. Oleh karena itu, kemampuan siswa dalam merespons isu tersebut menjadi nilai tambah dalam membangun daya saing.
“Ke depan, tantangan tidak hanya soal pengetahuan, tetapi juga bagaimana kita mampu memberikan solusi. Inovasi seperti ini menjadi bagian dari jawaban,” jelasnya.
Kepala SMAN 1 Lumajang, Moh. Agus Wibisono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan solutif.
“Pendekatan pembelajaran kami dorong agar siswa mampu mengembangkan ide yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk isu lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember-Lumajang, Iwan Triyono, menilai prestasi tersebut mencerminkan arah positif pengembangan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada nilai, tetapi juga pada inovasi dan kontribusi nyata.
“Ini menunjukkan bahwa pembelajaran mulai mengarah pada penguatan kompetensi yang lebih luas, termasuk kepedulian terhadap isu strategis,” ujarnya.
Adapun siswa peraih medali emas tersebut adalah Dzaky Unggullabib Wicaksono, Adam Putra Firdaus, Alyssa Dini Widyaning Imannirmala, Jamila Ruchimah Putri, Jordy Satria Kencana Ardi, dan Qur’ansyah Assemargandy.
Pemerintah Kabupaten Lumajang memandang capaian ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya generasi yang adaptif, inovatif, dan memiliki kesadaran terhadap tantangan global.
Dengan prestasi tersebut, diharapkan semakin banyak pelajar yang terdorong untuk mengembangkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. (MC Kab. Lumajang)
