More
    BerandaUncategorizedGandeng BKN, Kemenhaj Jatim Pastikan Hasil Seleksi PPIH 2027 Transparan dan Akuntabel

    Gandeng BKN, Kemenhaj Jatim Pastikan Hasil Seleksi PPIH 2027 Transparan dan Akuntabel

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya, 14 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus memperkuat tata kelola seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 1448 H/2027 M dengan menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT).

    Di Jawa Timur, ujian CAT PPIH dilaksanakan secara serentak dalam dua gelombang di Kantor Regional II BKN Surabaya, yakni pada 5 September 2026 untuk gelombang I dan 12 September 2026 untuk gelombang II.

    Penerapan sistem CAT menjadi bagian dari komitmen Kementerian Haji dan Umrah untuk menghadirkan proses seleksi yang transparan, objektif, terukur, dan berintegritas. Setiap peserta dapat mengetahui hasil atau skor ujiannya secara langsung setelah menyelesaikan tes.

    Dengan sistem tersebut, hasil yang diperoleh peserta merupakan hasil real dari pelaksanaan ujian dan tampil apa adanya.
    Transparansi ini memberikan kepastian kepada peserta bahwa nilai yang diperoleh sesuai dengan hasil kemampuan mereka dalam mengikuti tes, sekaligus meminimalkan potensi intervensi dalam proses penilaian.

    Kolaborasi Kementerian Haji dan Umrah dengan BKN juga memperkuat pelaksanaan seleksi melalui sistem dan standar yang terukur. Ujian dilaksanakan dengan prosedur yang sama bagi seluruh peserta, sehingga memberikan kesempatan yang setara serta memastikan proses penilaian berlangsung secara objektif berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.

    Peserta yang dinyatakan memenuhi ketentuan berdasarkan hasil seleksi tersebut berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu Medical Check Up (MCU), sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

    Keterbukaan hasil seleksi ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Haji dan Umrah dalam membangun proses rekrutmen petugas haji yang transparan, objektif, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga diharapkan mampu menjaring petugas yang memiliki kompetensi, integritas, profesionalitas, serta kesiapan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada jemaah haji.(her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru