Sukoharjo 29 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Gelaran Pro Futsal League 2 (PFL2) musim 2026 resmi ditutup dengan klimaks yang luar biasa dramatis di GOR Bung Karno Sukoharjo pada Minggu (28/6) sore. Proton FC sukses mengukuhkan diri sebagai Juara PFL2 usai menundukkan perlawanan sengit Hampton FC Surabaya melalui babak adu penalti dengan skor 4-3.
Pertandingan Grand Final ini menyajikan tontonan kelas atas sejak menit pertama. Skuad Proton FC di bawah asuhan Head Coach Rio Pangestu Marasabessy sukses membuka keunggulan di babak pertama melalui eksekusi tajam Muhamad Aldi Ramadhan pada menit ke-15.
Memasuki babak kedua, Hampton FC Surabaya yang diarsiteki oleh Head Coach Felix Tirta Haryanto merespons dengan daya juang luar biasa dan menciptakan hujan gol.
Skuad Hampton FC bergantian mengoyak jala gawang melalui lesakan Guntur Permana (22′), Ortega Johan Risilindo Patola (25′), Yoga Aditya (27′), M. Fathur Rohim (29′), dan M. Izzat Wildan Alfarizih (37′). Di tengah gempuran tersebut, Muhamad Aldi Ramadhan kembali tampil krusial bagi Proton FC dengan mencetak gol keduanya (brace) pada menit ke-23.
Saling kejar skor yang tak terhindarkan di waktu normal memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu (extra time), sebelum akhirnya takdir juara harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Di babak tos-tosan, mentalitas juara Proton FC berbicara. Empat eksekutor mereka, yakni Reza Rizky Yana, Bambang Bayu Saptaji, Muhammad Robby Faturrahman, dan Aditya Muhammad Rasyid, sukses menunaikan tugasnya dengan sempurna.
Sementara dari kubu Hampton FC Surabaya, hanya Randy Rifqy Bagus Ferari, Yaris, dan Catur Satriawan R yang berhasil menceploskan bola. Kemenangan penalti 4-3 ini secara absolut mengunci takhta juara PFL2 bagi Proton FC.
Berkat ketajamannya mencetak dua gol (brace) di waktu normal yang menjaga ritme dan asa timnya di tengah gempuran lawan, Muhamad Aldi Ramadhan dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM) pada partai pamungkas ini.
Pesta selebrasi Proton FC semakin sempurna dengan pencapaian individu gemilang dari sang bintang, Muhamad Dafa Erlangga. Dafa secara resmi dianugerahi gelar ganda dengan menyapu bersih penghargaan Best Player (Pemain Terbaik) dan Top Score (Pencetak Gol Terbanyak) PFL2 musim ini, menegaskan dominasinya sebagai pemain paling mematikan di kompetisi.
PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) mengucapkan selamat kepada Proton FC atas gelar juara yang diraih, serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim peserta, ofisial, dan para penggemar yang telah menyukseskan gelaran PFL2 2026.(ian)
