Jakarta 17 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Gelombang pertama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 untuk Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara mulai memasuki Asrama Haji Jakarta, Kamis (16/04/2026). Kedatangan ini menjadi bagian dari persiapan akhir menjelang keberangkatan ke Arab Saudi.
Sebanyak 360 petugas dijadwalkan bertolak menuju Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Jumat (17/04/2026). Keberangkatan ini menandai dimulainya mobilisasi awal petugas haji Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Menjelang keberangkatan, seluruh petugas mengikuti istighosah bersama sebagai bentuk penguatan spiritual. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan niat sekaligus memperkuat komitmen bahwa PPIH harus berorientasi pada pelayanan, dengan menempatkan kebutuhan dan kenyamanan jemaah sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid menegaskan bahwa keberadaan PPIH harus berorientasi pada pelayanan dan kebermanfaatan bagi jemaah.
“Kehadiran kita adalah untuk melayani tamu-tamu Allah. Berikan pelayanan terbaik agar jemaah merasa nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta nama baik Kementerian Haji dan Umrah selama menjalankan tugas di Tanah Suci.
Senada dengan itu, Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menegaskan bahwa seluruh petugas harus menempatkan kepentingan jemaah sebagai prioritas utama dan menjadikan orientasi layanan sebagai prinsip dasar dalam bekerja.
“Jangan lupa, kehadiran kita karena jemaah haji. Oleh karena itu, utamakan pelayanan kepada para jemaah,” tegasnya.
Selain pembekalan spiritual, para petugas juga telah menerima arahan teknis terkait proses keberangkatan, termasuk pengaturan logistik dan kesiapan penerbangan menuju Jeddah.
Dengan dimulainya keberangkatan gelombang pertama ini, seluruh PPIH diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan konsisten berorientasi pada pelayanan, sehingga kehadiran petugas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.(ian)
