Lumajang 24 Mei 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Upaya menyelamatkan kesehatan anak dinilai tidak hanya bergantung pada proses pengobatan, tetapi juga pada seberapa dekat, cepat, dan mudah layanan kesehatan dapat diakses masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan penanganan khusus seperti penyakit jantung bawaan (PJB).
Komitmen tersebut terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui pengembangan jejaring layanan kesehatan dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam penanganan penyakit jantung bawaan pada anak.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa percepatan penanganan anak dengan penyakit jantung bawaan memerlukan sistem layanan yang mampu menjangkau masyarakat lebih dekat agar proses pemeriksaan hingga tindak lanjut medis dapat dilakukan lebih cepat.
Menurutnya, ketika ditemukan indikasi penyakit jantung bawaan, proses penanganan harus segera dilakukan agar anak memperoleh kesempatan penanganan yang optimal.
“Tidak hanya membantu proses rujukan, AMS juga turut mendampingi pengobatan pasien ke rumah sakit besar di Surabaya maupun Jakarta,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Selain penguatan pendampingan pasien, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga berencana menjalin kerja sama dengan Universitas Airlangga untuk menghadirkan dokter spesialis jantung anak agar dapat memberikan layanan di rumah sakit yang ada di Kabupaten Lumajang.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperpendek akses layanan kesehatan sehingga masyarakat tidak harus selalu bergantung pada fasilitas kesehatan di luar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan maupun penanganan awal.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dan lebih dekat. Penanganan cepat bagi anak dengan penyakit jantung bawaan menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” kata Bupati.
Pemerintah daerah juga menyatakan kesiapan mendukung kebutuhan sarana dan peralatan medis apabila layanan dokter spesialis jantung anak telah tersedia di Kabupaten Lumajang.
Di sisi lain, dukungan terhadap keluarga pasien juga terus diperkuat melalui rumah singgah di Surabaya yang selama ini dimanfaatkan masyarakat Lumajang saat menjalani pengobatan maupun kontrol kesehatan di rumah sakit rujukan.
Penguatan layanan tersebut menunjukkan bahwa penanganan kesehatan anak tidak hanya berbicara mengenai pengobatan ketika penyakit telah ditemukan, tetapi juga tentang menghadirkan sistem layanan yang lebih mudah dijangkau agar masyarakat memperoleh penanganan secara cepat, berkelanjutan, dan lebih dekat dengan kebutuhan mereka. (MC Kab. Lumajang)
