More
    BerandaPendidikanMahasiswa FKG UNAIR Raih Penghargaan Perlindungan Anak di Pilmapres LLDIKTI

    Mahasiswa FKG UNAIR Raih Penghargaan Perlindungan Anak di Pilmapres LLDIKTI

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 5 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi pada ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat wilayah LLDIKTI VII tahun 2026. Felice Kanaya Chandra, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), berhasil meraih penghargaan khusus bidang perlindungan anak dalam seleksi mahasiswa berprestasi tingkat wilayah tersebut.

    Pilmapres tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) merupakan seleksi untuk menetapkan mahasiswa sarjana dan diploma terbaik di tingkat wilayah. Penilaian dilakukan berdasarkan capaian unggulan, gagasan inovatif, serta kemampuan bahasa Inggris yang bertujuan menciptakan solusi berkelanjutan bagi Indonesia.

    Felice, sapaan akrabnya, mengaku pencapaian tersebut menjadi momen yang berkesan baginya. “Saya merasa bersyukur karena capaian ini menjadi apresiasi terhadap isu yang sedang saya perjuangkan. Upaya kecil melalui pengabdian, terutama kepada anak-anak, diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan dan memotivasi saya untuk tetap konsisten berkontribusi,” tuturnya.

    STRADENT: Fokus Kesehatan Gigi Anak

    Gagasan inovatif yang diusung oleh Felice bertajuk Stratified Dental Risk & Prevention System (STRADENT), Sistem Stratifikasi Risiko dan Preventif Kedokteran Gigi. Gagasan ini berfokus pada stratifikasi risiko serta pemantauan kesehatan gigi masyarakat di Puskesmas dengan pendekatan pencegahan.

    “Melalui STRADENT, masyarakat dapat dipantau secara berkelanjutan di Puskesmas dengan fokus pencegahan, bukan hanya pengobatan. Pasien diklasifikasikan berdasarkan tingkat risiko sehingga tindakan yang diberikan bisa lebih personal dan tepat sasaran,” jelasnya.

    Perjalanan Pengabdian dan Tantangan Pilmapres

    Selain gagasan inovatif, pengalaman pengabdian masyarakat juga menjadi latar belakang ia mendapatkan penghargaan tersebut. Ia pernah melaksanakan edukasi kesehatan gigi dan mulut di Panti Asuhan Bala Keselamatan Surabaya serta menjadi volunteer pendamping anak berkebutuhan khusus di SLB Bangun Bangsa.

    Di balik pencapaiannya, Felice mengaku menghadapi tantangan selama proses seleksi. “Tantangan yang saya hadapi selama seleksi adalah membagi waktu antara kegiatan akademik dan persiapan Pilmapres. Namun, hal itu dapat saya berusaha atasi dengan manajemen waktu yang baik dan menentukan skala prioritas,” ujarnya.

    Harapan dan Pesan Inspiratif

    Felice juga menyampaikan harapan agar gagasan inovasinya dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Saya berharap STRADENT dapat terintegrasi dengan aplikasi SATUSEHAT milik pemerintah serta berkolaborasi dengan berbagai instansi kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” harapnya. Felice mengimbau kepada mahasiswa agar tidak takut untuk mencoba. “Jangan takut mencoba dan jangan menunggu sempurna untuk menjadi Mawapres. Mawapres bukan tentang menjadi yang terbaik, tetapi tentang konsisten menikmati proses,” pesannya.(rin)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru