Blitar 10 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Blitar Dinas Sosial Jawa Timur terus memperkuat edukasi dan kepedulian masyarakat terhadap kelompok lanjut usia melalui inovasi Obrolan Peduli Lansia (Oplas Aja).
Kegiatan Oplas Aja diikuti oleh 25 mahasiswa dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) dan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Malang. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami berbagai aspek pelayanan, pendampingan, dan perawatan lansia yang diterapkan di UPT PSTW Blitar maupun di lingkungan keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pemenuhan kebutuhan dasar lansia, perawatan kesehatan sehari-hari, pendekatan psikososial, komunikasi efektif, serta pentingnya dukungan keluarga dalam menjaga kualitas hidup lanjut usia. Selain itu, mahasiswa juga diajak berdiskusi terkait tantangan dan peluang dalam pelayanan lansia di tengah masyarakat.
Kepala UPT PSTW Blitar, Farida Hikmawati, AKS., M.A.P., menjelaskan bahwa inovasi Oplas Aja merupakan upaya untuk membangun kesadaran generasi muda agar lebih peduli terhadap kesejahteraan lansia.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian dan pemahaman generasi muda mengenai kebutuhan lansia. Dukungan keluarga, perhatian, dan perawatan yang tepat menjadi faktor penting agar lansia dapat menjalani masa tua secara sehat, nyaman, dan bermartabat,” ujarnya.
Salah seorang peserta mengaku mendapatkan pengalaman berharga melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai perawatan lansia menjadi bekal penting, terutama bagi mahasiswa yang akan berkecimpung di bidang kesehatan dan pelayanan sosial.
Melalui inovasi Oplas Aja, UPT PSTW Blitar tidak hanya memberikan pelayanan kepada para lansia, tetapi juga berperan sebagai pusat edukasi dan pembelajaran bagi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat budaya menghormati, melindungi, dan mendampingi lansia sebagai bagian penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.(ram)
