More
    BerandaUncategorizedPerkuat Ekonomi Kawasan, Dulur Sekarkijang X Samara 2026 Dorong UMKM Manfaatkan Digitalisasi

    Perkuat Ekonomi Kawasan, Dulur Sekarkijang X Samara 2026 Dorong UMKM Manfaatkan Digitalisasi

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang, 7 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Bagi pelaku UMKM, bertambahnya pasar berarti bertambah pula kesempatan untuk tumbuh. Produk yang selama ini dikenal di lingkungan sendiri memiliki peluang menjangkau konsumen lebih luas ketika daerah-daerah saling membuka akses dan teknologi digital dimanfaatkan untuk mempertemukan produk dengan pasar.

    Semangat itulah yang mengemuka dalam Grand Event Dulur Sekarkijang X Samara Tahun 2026 di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Minggu (6/9/2026) malam. Mengusung tema “Digital Berdaya, Ekonomi Syariah Berjaya”, kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Jember tersebut mempertemukan pemerintah daerah, perbankan, dunia usaha, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk memperkuat kerja sama ekonomi kawasan Sekarkijang.

    Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma dan jajaran Forkopimda turut hadir dalam malam puncak tersebut.

    Bunda Indah mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat membeli, menjual, dan memasarkan produk. Perubahan tersebut perlu dimanfaatkan agar pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi memiliki peluang memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.

    “UMKM kita harus naik kelas. Produk lokal kita harus mampu menembus pasar yang lebih luas. Digitalisasi jangan hanya dimanfaatkan sebagai alat transaksi, tetapi juga untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi, membangun merek, dan meningkatkan daya saing produk daerah,” katanya.

    Bagi pelaku usaha, pemanfaatan teknologi digital dapat membuka berbagai peluang praktis. Produk dapat diperkenalkan melalui kanal digital, komunikasi dengan pelanggan menjadi lebih mudah, transaksi dapat dilakukan secara non-tunai, sementara jangkauan pemasaran tidak lagi terbatas pada pembeli yang datang langsung ke lokasi usaha.

    Namun, peluang tersebut membutuhkan ekosistem yang saling mendukung. Pemerintah daerah, perbankan, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran masing-masing agar pelaku UMKM memperoleh ruang untuk berkembang.

    “Kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang semakin kuat, di mana pemerintah hadir, perbankan mendukung, dunia usaha bergerak, UMKM berkembang, dan masyarakat menjadi penerima manfaat utama,” tutur Bunda Indah.

    Karena itu, Bunda Indah berharap Dulur Sekarkijang tidak berhenti sebagai pertemuan atau kegiatan seremonial. Forum tersebut diharapkan menjadi pintu bagi kerja sama yang dapat membuka peluang perdagangan antardaerah, memperluas akses pasar, memperkuat rantai pasok, serta mendorong investasi dan pariwisata.

    “Jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk bertemu, berkolaborasi, membuka peluang, dan melahirkan gagasan-gagasan baru. Mari kita dorong perdagangan antardaerah, perkuat rantai pasok, buka akses pasar bagi produk lokal, serta dorong investasi dan pariwisata,” ungkapnya.

    Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menambahkan, kawasan Sekarkijang memiliki potensi yang dapat saling melengkapi. Jika potensi tersebut dihubungkan melalui kerja sama dan teknologi, manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh satu daerah, tetapi semakin luas oleh masyarakat di kawasan tersebut.

    “Masing-masing daerah memiliki potensi dan keunggulan. Kalau kita satukan melalui kolaborasi, maka yang kita bangun bukan hanya kemajuan satu daerah, tetapi kekuatan ekonomi kawasan. Digitalisasi juga harus benar-benar menjadi alat pemberdayaan agar UMKM kita bisa memperluas pasar dan meningkatkan daya saing,” ujarnya.

    Menurutnya, tindak lanjut menjadi bagian penting agar semangat kolaborasi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Kerja sama yang berkelanjutan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pelaku usaha untuk bertemu pasar, membangun jejaring, dan mengembangkan produk.

    “Yang paling penting, kolaborasi ini jangan berhenti di event. Harus ada tindak lanjut yang membuka peluang usaha, memperluas akses pasar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

    Semangat tersebut juga membawa pesan bahwa pertumbuhan ekonomi kawasan tidak harus berlangsung dengan cara saling bersaing. Ketika satu daerah memiliki produk atau keunggulan tertentu, daerah lain dapat menjadi pasar, mitra, maupun bagian dari rantai pasoknya.

    “Ketika satu daerah tumbuh, daerah lain tidak boleh tertinggal. Ketika satu UMKM berkembang, kita dorong UMKM lainnya untuk ikut berkembang. Ketika satu daerah memiliki keunggulan, mari kita jadikan keunggulan tersebut sebagai kekuatan bersama,” pungkasnya.

    Dari Lumajang, kolaborasi Sekarkijang diharapkan berkembang menjadi lebih dari sekadar sebuah event. Ketika akses pasar semakin terbuka, teknologi dimanfaatkan secara tepat, dan pelaku usaha mendapat dukungan dari berbagai pihak, masyarakat menjadi pihak yang paling diharapkan menerima manfaat dari tumbuhnya ekonomi kawasan. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru