More
    BerandaUncategorizedTembus Fully Funded ke ASEAN, Mahasiswa UNAIR Gagas Aplikasi Eduventure untuk Anak...

    Tembus Fully Funded ke ASEAN, Mahasiswa UNAIR Gagas Aplikasi Eduventure untuk Anak Daerah 3T

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 17 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Ia adalah Muhammad Maulana yang berhasil memborong empat penghargaan sekaligus, yakni 1st Media Presentation, 1st Best Group, 1st Best Presenter, dan predikat tertinggi Best Delegate dalam ajang Changemaker Youth ASEAN Excursion (CAYE ASEAN) Batch 4.

    Program kepemudaan tersebut terselenggara oleh Changemaker Indonesia di Singapura dan Malaysia pada Senin-Jumat (6-10/4/2026). Maulana berhasil lolos sebagai delegasi fully funded (pendanaan penuh) setelah bersaing ketat dengan banyak pendaftar dari berbagai tingkatan pendidikan dan perguruan tinggi di Indonesia untuk mempresentasikan solusi atas tantangan Sustainable Development Goals (SDGs).

    Inovasi Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T 

    Penghargaan tersebut ia raih lewat inovasi aplikasi Eduventure yang berfokus pada penyelesaian isu Quality Education (SDG 4). Gagasan ini menyoroti kejenuhan metode belajar dan keterbatasan literasi bagi siswa di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). “Melihat kondisi tersebut, kami merancang Eduventure dengan memadukan akses pendidikan dan sisipan elemen gim agar pembelajaran terasa lebih menarik sekaligus menantang,” papar Maulana.

    Untuk mengatasi kendala koneksi internet di daerah pelosok, ia menghadirkan fitur digitalisasi modul luring. “Kami membuat sistem pemindaian di mana buku-buku dari perpustakaan di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya difoto dan ditransfer. Sehingga, modul tersebut bisa diakses secara offline oleh siswa di daerah seperti sekitar wilayah Papua,” tambahnya.

    Selain itu, sistem tersebut mereka kembangkan dengan fitur terintegrasi lainnya. Yaitu tracking pemantauan belajar siswa, dashboard pencapaian untuk guru, serta AI Consulting. Mekanisme cerdas ini memungkinkan tenaga pendidik untuk menganalisis perkembangan serta kemampuan murid dari tingkat dasar hingga menengah.

    Sapu Bersih Penghargaan Internasional 

    Tak hanya unggul gagasan, persiapan matang sejak sebulan sebelumnya menjadi kunci Maulana menyapu bersih empat penghargaan. Ia sukses menerapkan teknik direct question untuk memantik interaksi audiens saat presentasi. Selain itu, gaya kepemimpinannya yang inklusif turut mengantarkannya meraih predikat Best Delegate.

    “Penghargaan Best Delegate lebih melihat kinerja secara keseluruhan. Bagaimana kita membantu memecahkan masalah di lapangan, memimpin agenda, hingga merangkul tim. Kuncinya adalah kolaborasi dan memberikan ruang bagi orang lain untuk berbicara, sehingga kita tidak terlihat mendominasi namun gagasan tetap tersampaikan,” ungkap Maulana.

    Ke depan, ia berharap pencapaiannya dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berani bersaing secara global. “The sky is wide enough for everyone to fly. Peluang internasional sangat terbuka lebar. Kuncinya bukan sekadar keinginan, tetapi keberanian mengambil tindakan nyata, memperkuat tekad, dan memaksimalkan usaha,” pungkas Maulana.(rin)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru