Lumajang 30 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kabupaten Lumajang menghadirkan layanan WiFi gratis di kawasan Pantai Watu Pecak selama penyelenggaraan Segoro Topeng Kaliwungu 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Fasilitas internet gratis yang disediakan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Gonet Home tersebut dimanfaatkan oleh pengunjung, pelaku UMKM, media, hingga kreator konten untuk mengakses informasi, membagikan dokumentasi kegiatan, serta mendukung transaksi digital selama festival berlangsung.
Salah seorang pengunjung, Rudy (27), warga Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, mengaku layanan WiFi gratis sangat membantu dirinya untuk mengunggah foto, video, maupun melakukan siaran langsung di media sosial tanpa terkendala kuota internet.
“Bagus sekali ada WiFi gratis. Jadi tidak khawatir kehabisan kuota saat mengunggah foto dan video. Saya juga sempat siaran langsung di media sosial supaya teman-teman bisa ikut melihat kemeriahan Segoro Topeng,” ujarnya.
Manfaat serupa juga dirasakan Budi, pelaku usaha batik khas Lumajang yang membuka stan pada area festival. Menurutnya, akses internet mempermudah promosi produk melalui media sosial sekaligus mendukung transaksi pembayaran digital menggunakan QRIS.
“Alhamdulillah, ada pembeli yang membayar menggunakan QRIS. Internet juga membantu kami mempromosikan produk melalui media sosial sehingga lebih banyak orang mengenal batik Lumajangan,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, mengatakan penyediaan akses internet gratis merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Kami ingin masyarakat dapat menikmati layanan internet dengan mudah selama mengikuti Segoro Topeng Kaliwungu. Akses internet ini tidak hanya mendukung pengunjung untuk berbagi informasi dan pengalaman selama festival, tetapi juga membantu pelaku UMKM memperluas promosi produk serta mempermudah transaksi digital. Semakin banyak konten positif yang dibagikan masyarakat, semakin luas pula potensi wisata dan budaya Lumajang dikenal publik,” ujar Mustaqim, Senin (29/6/2026).
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi dalam setiap penyelenggaraan agenda daerah merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memperkuat ekosistem digital sekaligus memperluas promosi potensi wisata dan budaya melalui partisipasi aktif masyarakat.
Melalui dukungan infrastruktur digital tersebut, penyelenggaraan Segoro Topeng Kaliwungu 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, mendorong percepatan digitalisasi UMKM, serta memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Lumajang kepada masyarakat yang lebih luas melalui berbagai platform digital. (MC Kab. Lumajang)
