More
    BerandaUncategorizedAksi Restorasi Bumi, Telkom Tanam Ratusan Ribu Pohon

    Aksi Restorasi Bumi, Telkom Tanam Ratusan Ribu Pohon

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 17 Nopember 2024 | Draft Rakyat Newsroom – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menunjukkan komitmennya dalam menerapkan praktik keberlanjutan (ESG: Environmental, Social, dan Governance) dengan melakukan penanaman lebih dari 90 ribu pohon darat, 50 ribu pohon mangrove, dan 870 terumbu karang di seluruh Indonesia tahun ini. Langkah ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kesadaran lingkungan, tetapi juga berupaya melestarikan alam demi masa depan yang lebih baik.

    Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, mengungkapkan bahwa melalui program Aksi Restorasi Bumi, Telkom berharap dapat memulihkan ekosistem Pantai Istambul Glagah Wangi yang terdampak abrasi. Program ini bertujuan untuk mengembalikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penanaman 10 ribu pohon mangrove di Pantai Istambul Glagah Wangi, Demak, Jawa Tengah, pada Jumat (15/11/2024), yang dihadiri oleh jajaran direksi Telkom, perwakilan pemerintah, serta masyarakat setempat.

    Aksi ini merupakan kelanjutan dari acara Digiland Run 2024, di mana Telkom mengonversi setiap 5 km jarak tempuh peserta menjadi satu bibit pohon. Dari acara tersebut, terkumpul sebanyak 18 ribu bibit pohon. Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Telkom menambah jumlah pohon yang akan ditanam, dengan rincian 10 ribu pohon mangrove di Demak, 10 ribu pohon mangrove di Subang, 20 ribu pohon produktif di Sukabumi, dan 500 pohon produktif di Yogyakarta.

    Pantai Istambul Glagah Wangi dipilih karena sebelumnya merupakan destinasi wisata yang kaya akan keindahan alam dan memiliki nilai ekologis yang penting. Namun, kawasan ini rusak akibat abrasi dan erosi. Penanaman mangrove di lokasi ini diharapkan dapat mengembalikan fungsinya sebagai penahan abrasi serta pelindung kualitas air. Selain itu, hutan mangrove juga berperan dalam mengurangi dampak perubahan iklim dengan menyerap karbon dioksida (CO2) di atmosfer.

    Program penanaman pohon ini dibagi menjadi dua kategori: pohon darat (green carbon) dan pohon mangrove (blue carbon). Ekosistem mangrove, yang dikenal sebagai blue carbon, sangat efektif dalam menyerap karbon dan melindungi garis pantai dari erosi. Indonesia sendiri memiliki potensi blue carbon terbesar di dunia, dan Telkom berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem ini.

    Telkom juga menekankan peran penting ekosistem daratan (green carbon), yang menyerap CO2 dan mendukung keanekaragaman hayati. Penanaman pohon ini tidak hanya mendukung mitigasi perubahan iklim, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 13 (Aksi Iklim), SDG 14 (Ekosistem Lautan), dan SDG 15 (Ekosistem Daratan).

    SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, menambahkan bahwa perusahaan terus berupaya untuk mendukung upaya global mengatasi perubahan iklim dan berkontribusi pada pencapaian target net-zero emission pada 2060, sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia. (pri)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru