Surabaya 4 Oktober 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Seorang lansia prasejahtera di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, menerima bantuan kursi roda pada Selasa (2/10/2025). Bantuan ini diberikan setelah adanya laporan masyarakat kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ambulu mengenai kondisi Mbah Sarmun (80), yang tidak dapat berjalan dan tinggal bersama istri serta dua cucunya.
“Setelah kami lakukan asesmen, kami langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa dan Plt. Camat Ambulu untuk pengajuan kursi roda sekaligus bantuan sembako,” ujar TKSK Ambulu, Opank.
Sebelumnya, Mbah Sarmun masih bisa berjalan dan sering berkeliling kampung untuk meminta sedekah karena belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Kini, dengan kondisi fisik yang melemah, ia sepenuhnya bergantung pada dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
Kebutuhan sehari-hari Mbah Sarmun sebagian besar ditopang oleh masyarakat serta takmir masjid yang secara bergantian memberikan bantuan. Meski begitu, pihak TKSK menilai masih diperlukan intervensi lebih lanjut agar kebutuhan hidupnya dapat terjamin secara berkelanjutan.
TKSK Ambulu juga mengusulkan agar Mbah Sarmun dapat dimasukkan dalam program bantuan sosial pemerintah, sehingga tidak hanya bergantung pada uluran tangan warga. Hingga kini, pendistribusian kursi roda berjalan lancar tanpa kendala berarti. ( Seorang lansia prasejahtera di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, menerima bantuan kursi roda pada Selasa (2/10/2025). Bantuan ini diberikan setelah adanya laporan masyarakat kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ambulu mengenai kondisi Mbah Sarmun (80), yang tidak dapat berjalan dan tinggal bersama istri serta dua cucunya.
“Setelah kami lakukan asesmen, kami langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa dan Plt. Camat Ambulu untuk pengajuan kursi roda sekaligus bantuan sembako,” ujar TKSK Ambulu, Opank.
Sebelumnya, Mbah Sarmun masih bisa berjalan dan sering berkeliling kampung untuk meminta sedekah karena belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Kini, dengan kondisi fisik yang melemah, ia sepenuhnya bergantung pada dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
Kebutuhan sehari-hari Mbah Sarmun sebagian besar ditopang oleh masyarakat serta takmir masjid yang secara bergantian memberikan bantuan. Meski begitu, pihak TKSK menilai masih diperlukan intervensi lebih lanjut agar kebutuhan hidupnya dapat terjamin secara berkelanjutan.
TKSK Ambulu juga mengusulkan agar Mbah Sarmun dapat dimasukkan dalam program bantuan sosial pemerintah, sehingga tidak hanya bergantung pada uluran tangan warga. Hingga kini, pendistribusian kursi roda berjalan lancar tanpa kendala berarti.(opa)
