More
    BerandaUncategorizedGugah Nalar Kritis Pemuda, Karang Taruna Surya Muda Gelar Kajian "Mengapa Harus...

    Gugah Nalar Kritis Pemuda, Karang Taruna Surya Muda Gelar Kajian “Mengapa Harus Why?”

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Gresik 27 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dalam upaya membangun generasi muda yang reflektif dan tidak sekadar mengikuti arus, Karang Taruna Surya Muda Desa Lengkong menggelar sebuah forum diskusi kepemudaan yang unik di Balai Desa Lengkong. Mengusung tajuk “Mengapa Harus ‘Why’?”, kegiatan ini memfokuskan pada penguatan pola pikir kritis melalui pendekatan pertanyaan mendasar.

    Acara yang dihadiri oleh pemuda-pemudi Desa Lengkong ini dirancang secara interaktif. Alih-alih hanya mendengarkan ceramah satu arah, para peserta diajak menjadi subjek aktif dalam membedah berbagai fenomena sosial dan keputusan hidup melalui kacamata “Why” (Mengapa).

    Alur kegiatan dimulai dengan pemaparan materi yang kemudian disusul dengan pengkajian studi kasus. Di sini, peserta ditantang untuk melampaui permukaan informasi dan menggali latar belakang serta makna terdalam dari setiap tindakan yang diambil.

    Ketua Karang Taruna Surya Muda, Hari Setiawan, menegaskan bahwa forum ini adalah ruang pembelajaran untuk memanusiakan pemuda sebagai pemikir, bukan sekadar penerima informasi.

    “Kegiatan ini kami hadirkan agar pemuda mampu memaknai setiap hal secara lebih utuh. Kami meyakini bahwa setiap perubahan besar senantiasa berawal dari satu pertanyaan sederhana: mengapa,” ujar Hari dalam sambutannya.

    Hadir sebagai narasumber, M. Haidar Nashir, Kepala Departemen Pengkaderan, menekankan bahwa membiasakan diri bertanya “Mengapa” adalah langkah awal untuk menentukan arah hidup dan cita-cita.

    “Pertanyaan ‘Why’ merupakan pintu masuk menuju kesadaran. Ketika seseorang terbiasa bertanya ‘mengapa’, ia tidak sekadar menjalani kehidupan, tetapi juga memahami arah dan makna dari setiap langkah yang diambil,” jelas Haidar di hadapan para peserta.

    Tujuan utama dari kegiatan ini bukan sekadar diskusi formal, melainkan untuk, Menumbuhkan tradisi berpikir kritis dan keberanian mempertanyakan sesuatu sebelum menyimpulkan dan Membentuk pribadi yang reflektif dan tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi yang belum tentu benar (hoaks) serta Meningkatkan kualitas dialog sosial di tengah masyarakat Desa Lengkong.

    Melalui sesi refleksi di akhir acara, penyelenggara berharap para pemuda Desa Lengkong dapat tumbuh menjadi individu yang berdaya, mampu menentukan tujuan hidupnya sendiri, serta menghidupkan budaya diskusi yang sehat dan konstruktif di lingkungan mereka.(tri)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru